Oleh: Muchlis Kadafi, S.Tr.T., S.Pd

OPINI, TIMELINES.ID — Mesin merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia saat ini.

Mesin terbagi ke dalam beberapa jenis yaitu, mesin pembakaran luar dan mesin pembakaran dalam.

Pada dunia otomotif banyak digunakan mesin pembakaran dalam atau internal combustion chamber.

Mesin merupakan hal utama yang menggerakan kendaraan. Mesin harus dalam kondisi selalu prima agar selalu siap digunakan.

Ada tiga unsur yang dapat dengan mudah dipahami oleh pemilik sepeda motor atau mobil.

Ketiga unsur tersebut merupakan syarat untuk menyalakan mesin, apabila salah satu dari ketiga unsur tidak bekerja dengan baik atau tidak terpenuhi maka suatu mesin tidak akan bisa menyala atau bekerja.

Baca Juga  "Menang Segek, Kalah Pancak"

Sebagai analogi sebuah api akan menyala jika ada tiga syarat yaitu, bahan bakar, panas, dan oksigen.

Bahan bakar dapat berupa kayu, kertas, kapas, karet, plastic, dll. Sedangkan panas didapat dengan mengubah suatu energi seperti gesekan dua buah benda secara konsisten dan terus menerus dapat menimbulkan panas, sedangkan pada oksigen merupakan unsur yang menjadikan panas dan bahan bakar menyala secara berkelanjutan.

Dengan demikian analogi api merupakan hal yang mirip dengan proses penyalaan suatu mesin pembakaran dalam.

Oleh karena itu, penting bagi pembaca agar memahami kendaraannya sendiri. Adapun tiga unsur tersebut yaitu:

1. Pengapian/panas

Pengapian yang berarti sistem yang berakhir pada komponen busi dengan mengeluarkan loncatan api listrik bertegangan tinggi.

Baca Juga  Disparitas Penegakan Hukum bagi Anak Berperkara

Minimal mengetahui apakah ada percikkan atau loncatan listrik yang terjadi di ujung elektroda busi.

Loncatan api listrik berfungsi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar pada ruang bakar.

Untuk mengetahui hal tersebut yang dilakukan adalah dengan membuka busi dan menempelkan busi di kepala silinder, lalu proses start mesin.

Ciri loncatan listrik yang normal berwarna biru dan terdengar percikkannya.

Selain itu hal tesebut dapat melihat dengan visual kondisi busi. Kondisi busi harus berwarna merah bata jika mesin dalam keadaan normal pada penggunaan sebelumnya.

Jika busi berwarna hitam dan menyisakan aroma bahan bakar, maka dapat disimpulkan terjadi permasalahan yaitu campuran bahan bakar yang tidak pas atau bermasalah, hal lain juga kondisi busi yang layak ganti.

Baca Juga  Marketing Mix dalam Organisasi Pemerintah