Sedangkan periode pergantian busi umumnya dilakukan selama 8.000 km.

2. Bahan bakar

Pada bahan bakar merupakan bagian yang vital. Sistem bahan bakar menggunakan konvensional dan sistem injeksi.

Sistem konvensional menggunakan karburator. Karburator menggunakan prinsip perbedaan tekanan atau bernauli “Semakin cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis-nya namun makin tinggi tekanan dinamis-nya”.

Adapun sistem bahan bakar dimulai pada tangki bahan bakar sampai pada saluran masuk silinder atau intake manifold.

Sistem ini harus berfungsi secara baik, yang berarti pada tangki bahan bakar harus bebas kotoran, menggunakan filter bahan bakar, karburator harus dalam keadaan normal dan intake manifold tidak ada kebocoran.

Sebagai contoh Jika permasalahan pada bahan bakar khususnya pada karburator mesin sulit dinyalakan pada awal start hal atau sulit dalam putaran langsam, langkah yang mudah untuk dilakukan dengan memeriksa saluran pilot jet atau slow jet pada karburator.

Baca Juga  26 Ribu Kendaraan di Bangka Belitung Terdaftar di BBM Bersubsidi

Lalu periksa kondisi bahan bakar pada karburator.

Bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar harus berbentuk kabut dan sesuai dengan kadar percampurannya atau AFR (Air Fuel Ratio).

Adapun pada sistem kendaraan injeksi, pada sistem injeksi dengan prinsip tekanan tinggi.

Tekanan tinggi yang berarti tekanan bahan bakar dibangkitkan dengan suatu energi atau bahan bakar dipompa yang dikendalikan oleh sistem elektronik.

Jika ingin mengetahui tekanan bahan bakar dapat dilakukan dengan mengukur tekanannya menggunakan fuel pressure gauge.

3. Kompresi/kepadatan ruang

Pada bagian kompresi merupakan komponen utama yang berada pada silinder mesin.

Bagian – bagian sistem kompresi yaitu, piston dan ring, silinder blok atau poring, katup dan kepala silinder.

Baca Juga  19.000 Kendaraan di Bangka Selatan Nunggak Pajak

Pada bagian ini, sebagai contoh pada katup masuk dan buang tidak boleh ada kebocoran. Lakukan pengukuran menggunakan alat compression gauge.

Tiga hal tersebut harus dipahami agar dalam pemeriksaan dan perbaikan suatu mesin pembakaran dalam akan lebih mudah.

Penting untuk diketahui pada proses pemeriksaan merupakan bagian penting untuk dilakukan analisis lanjutan bagian mana yang akan dilakukan perbaikan.

Muchlis Kadafi, S.Tr.T., S.Pd, Tenaga Pendidik SMK N 1 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.