PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Terzalimi (Almaster) melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (24/7/2023) untuk menyampaikan aspirasinya terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang tidak merata.

“Hari ini mari kita samakan persepsi dan tekad untuk memperjuangkan hak anak-anak dalam mendapat pendidikan yang layak di negeri ini. Pejabat-pejabat tolong perhatikan dan jangan hanya duduk dan memanfaatkan fasilitas saja,” kata Apri Panzupi salah satu perwakilan masyarakat yang melakukan orasi dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Apri mengatakan pendidikan adalah tanggungjawab negara dan Pemprov Babel harus hadir karena masyarakat menunggu jawaban dinas terkait dan meminta Penjabat (Pj) Gubernur Babel untuk bertanggungjawab kepada anak-anak yang sampai saat ini belum sekolah.

Baca Juga  Begini Kronologi Penangkapan Pembacok Pacar di Kurau, Pelaku Sempat Lawan Petugas

“Sampai saat ini ada 34 anak yang belum sekolah karena bingung mau sekolah dimana. Di Koba hanya ada 1 SMA negeri dan 2 SMK negeri, tidak ada SMA swasta di Koba, hanya ada dua pondok pesantren saja,” ujarnya.