Oleh: Citra Ramadhani

Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada masa ini membuat sastra pun terkena dampaknya.

Para penulis terbantu dengan adanya teknologi yang canggih saat ini membuat mereka lebih mudah memplubikasikan karyanya, bahkan semua orang bisa berkarya dan menerbitkan karyanya di media sosial.

Fenomena ini terjadi karena Cyber sastra.

Sebelum mengenal sastra siber lebih dalam, sebaiknya kita mengenal apa itu karya sastra.

Karya sastra adalah uangkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide dalam bahasa yang indah dan tertata.

Apa itu Sastra Cyber?

Sastra siber adalah karya sastra yang dipublikasikan melalui media internet.

Genre dari sastra ini bermacam – macam seperti puisi, novel, cerpen, dan lainya.

Baca Juga  Kepemimpinan Adaptif: Kunci Mengelola Generasi Z di Dunia Kerja Modern

Latar belakang perkembangan sastra siber adalah teknologi.

Di indonesia di mulai pada tahun 1990an di tandai dengan terbitnya puisi Graffiti Grattitude yang menuai pro dan kontra, tetapi tahun 1998 sastra siber menjadi populer di kalangan masyarakat.

Walaupun masih baru dalam dunia sastra tetapi banyak peminatnya bahkan banyak penulis baru yang ikut memplubikasikan karyanya di media sosial seperti Wattpad, Webtoon, dan masih banyak yang lainnya.

Lalu bagaimana perkembangan Sastra Siber di indonesia?

Perkembangan sastra siber tentu juga menuai segelintir pro dan kontra di dalamnya.