7 Penyakit Kelamin yang Bisa Menyerang Pria dan Wanita
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Penyakit kelamin merupakan masalah kesehatan yang perlu ditangani segera. Namun, keberadaan penyakit ini sering tidak disadari pengidapnya.
Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami jenis penyakit kelamin beserta cirinya guna mengurangi risiko komplikasi yang mungkin ditimbulkan.
Jenis-jenis penyakit menular seksual
Infeksi menular seksual, atau dikenal juga sebagai penyakit kelamin, dapat terjadi pada pria maupun wanita. Meski begitu, gejala penyakit kelamin pada wanita umumnya lebih parah dibanding pria.
Berikut jenis-jenis penyakit menular seksual pada pria dan wanita beserta cirinya.
1. Gonore
Gonore merupakan jenis penyakit kelamin yang disebabkan infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi bakteri ini dapat berpindah ke mulut, tenggorokan, mata, hingga anus.
Biasanya gejala penyakit menular seksual ini akan muncul dalam 10 hari setelah Anda terinfeksi. Sejumlah gejala gonore yakni sebagai berikut.
●Keluarnya cairan kental, keruh, atau berdarah dari penis atau vagina.
●Sensasi nyeri atau terbakar saat buang air kecil.
●Darah haid yang sangat banyak atau perdarahan di antara jadwal menstruasi.
●Nyeri dan bengkak pada testis.
●Gatal pada anus.
●Nyeri saat buang air besar.
2. Klamidia
Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis.
Cukup sulit untuk mengetahui apakah seseorang mengidap klamidia tanpa adanya tes klamidia. Pasalnya, kebanyakan kasus penyakit kelamin ini tidak menimbulkan gejala pada awalnya.
Seiring waktu, berikut beberapa gejala klamidia yang akan muncul.
●Nyeri ketika buang air kecil.
●Sakit pada bagian bawah perut.
●Keluar cairan tidak normal dari vagina atau penis.
●Rasa sakit ketika berhubungan seksual.
●Perdarahan vagina di antara satu menstruasi dan selanjutnya.
●Nyeri pada testis.
3. Trikomoniasis
Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Umumnya, penularan parasit ini terjadi melalui hubungan seks tanpa kondom.
Infeksi parasit ini biasanya tidak fatal, tetapi meningkatkan risiko komplikasi seperti masalah kesuburan, selulitis (infeksi jaringan kulit vagina), dan penyumbatan uretra.
Berikut beberapa kondisi yang dapat menjadi tanda dari trikomoniasis.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.