BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka Barat (Babar) Sidarta Gautama menanggapi soal aktivitas pertambangan bijih timah yang merambah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Dusun Terabak, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok.

Ia mengungkapkan, pihaknya tidak mau mendahului pihak berwenang lainnya dalam mengambil sikap terkait persoalan rusaknya hutan bakau di daerah tersebut. Khususnya Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) setempat.

“Waktu maulid kemarin saya juga ada main ke sana, saya lihat yang di depan PDAM arah ke pantai ada aktivitas dan segala macamnya. Saya koordinasi langsung ke PDAM, saya tanya aktivitas ini mengganggu tidak suplai air bersih, kata mereka belum ada,” ujar Sidarta, Kamis (12/11/2023).

Baca Juga  Sawah Desa Rias Tercemar Limbah Tambang, Petani Khawatir Gagal Panen

“Permasalahan bakau dan sebagainya, saya itu tidak mau mendahului kawan-kawan yang punya kewenangan itu. Terutama KPHP, jadi saya tidak mau mendahului itu. Kalau mereka ada mengajak (menertibkan-red), kami siap backup, jangan sampai kami di depan,” tambah dia.

Dia menegaskan, Satpol PP Babar intinya tak akan bertindak mendahului instansi lain yang lebih berwenang. Bukan hanya KPHP saja, melainkan juga forum-forum lain yang lebih berwenang.