BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Kasat Reskrim Polres Basel AKP Tiyan Talingga menyebutkan hingga saat ini sedikitnya 5 laporan arisan bodong yang masuk ke Polres Basel.

Untuk itu, Tiyan mengimbau, agar masyarakat jangan terlalu cepat percaya apabila ada yang menawarkan investasi dalam bentuk arisan.

“Jangan langsung percaya dengan tawaran arisan bahwa keuntungannya lebih dari pembelian slot arisan,” ungkapnya, Jumat (13/10/2023).

Lima laporan arisan bodong ini, kata Kasat Reskrim menyebabkan kerugiannya mulai puluhan sampai ratusan juta.

Terdapat di Polres Basel sejak akhir 2021 sampai Oktober 2023 sudah ada 5 kasus arisan bodong yang sudah ditangani Polres Basel dengan berbagai macam modus cara menawarkannya.

” Sudah 5 kasus yang ditangani terkait arisan bodong tersebut, dan para pelaku sudah ditahan semua atau sudah ada putusan dari pengadilan,” terangnya.

Baca Juga  Penulis Buku Fenomena Perilaku Organisasi Pemerintah Jadi Pemateri di Sekolah Jurnalistik GP Ansor Basel

“Saya imbau untuk masyarakat Kabupaten Basel agar tidak begitu percaya saja dengan alasan investasi berbentuk arisan, lebih baik di cek dulu kebenarannya atau berinvestasi yang pasti – pasti saja,” tambahnya.

Dilansir, SU (37), seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Teladan Toboali terpaksa diciduk Satreskrim Polres Basel.

Ia ditangkap lantaran nekat menjual arisan bodong senilai Rp119,4 Juta.