PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Sepri Sumartono, Jurnalis yang tergabung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pangkalpinang sekaligus reporter Bangka Pos mendapatkan upaya pembungkaman oleh pihak kampus UBB.

Peristiwa itu terjadi saat sedang meliput aksi mahasiswa atas nama Andi Firdaus yang dihalang-halangi menyampaikan aspirasi kepada Ketua MK Anwar Usman, Jumat (20/10/2023) sekitar jam 15.17 WIB.

Upaya menghalang-halangi pers tersebut dilakukan oleh Humas UBB bernama Agus yang menarik lengan kanan bagian atas Sepri ketika sedang mengikuti dan merekam penggiringan Presma UBB Andi Firdaus oleh pihak kampus.

Aktivitas peliputan Sepri terpaksa berhenti sementara karena Humas UBB Agus mempertanyakan apa alasan peliputan peristiwa mahasiswa Andi Firdaus.

Baca Juga  Gubernur Babel Hidayat Arsani: Imlek 2026 Jadi Momentum Perkuat Toleransi

Selain mempertanyakan alasan liputan, Humas UBB juga kembali mempertanyakan Sepri Sumartono apakah benar dari Bangka Pos atau mahasiswa.
Padahal sebelumnya pihak Humas UBB telah menerima dan memeriksa kartu pers Sepri.

Tidak berhenti di situ, Humas UBB juga mengancam akan menelepon Kantor Bangka Pos terkait kegiatan peliputan yang dilakukan oleh Sepri mengenai peristiwa mahasiswa Andi Firdaus yang digiring dan dihalangi menyampaikan aspirasi kepada Ketua MK Anwar Usman.

Sebab, sebelumnya Humas UBB sempat meminta Sepri untuk memberitakan yang baik-baik sebatas kegiatan perkuliahan umum, meskipun yang datang adalah pejabat tinggi negara yang wewenangnya berpengaruh terhadap kepentingan publik secara luas.

Kemudian, setelah itu Sepri juga mendapatkan kesulitan untuk wawancara door stop Ketua MK Anwar Usman karena dihalang-halangi oleh pihak pengamanan kampus UBB.

Baca Juga  Mengagumkan, Lezi Fitri Raih Gelar Master Hukum Predikat Cumlaude di MH UBB

Ketika menunggu Anwar Usman keluar dari Gedung Rektorat UBB, Jurnalis Sepri telah menunggu kesempatan door stop.
Namun tim pengamanan UBB mendorong-dorong dan sesekali menyikut Sepri hingga menjauh dari Anwar Usman.

Setelah menjauh, beberapa tim pengamanan UBB juga mencoba menghalangi angle video dari rekaman handphone Sepri yang sedang berteriak-teriak berupaya mendapatkan perhatian dan izin wawancara dari Ketua MK Anwar Usman.