KESEHATAN,TIMELINES.ID- Dapatkan Tes Pencitraan untuk Mendeteksi dan Memantau Perkembangan Kanker Payudara di Siloam Hospitals. Apabila seseorang telah terdiagnosis kanker payudara, diperlukan tes pencitraan lebih lanjut untuk membantu menentukan stadium kanker, mengonfirmasi penyebaran kanker (metastasis), memastikan sejauh mana kanker telah menyebar, ataupun sebagai pemeriksaan rutin, terutama bagi cancer survivor (pasien kanker yang berhasil bertahan dan dinyatakan bersih).

Terdapat beberapa jenis tes pencitraan yang dapat digunakan untuk mendiagnosis kanker payudara, seperti PET scan dan CT scan. Mari simak informasi selengkapnya tentang jenis-jenis tes pencitraan untuk mendeteksi kanker payudara melalui ulasan di bawah ini.

Bagaimana Proses Diagnosis Kanker Payudara?

Selama proses penegakkan diagnosis kanker payudara, tim medis dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang yang akan disesuaikan dengan:

●Tanda-tanda dan gejala pada pasien.
●Jenis kanker yang dicurigai.
●Usia pasien.
●Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
●Hasil pemeriksaan sebelumnya.

Baca Juga  8 Cara Perawatan Wajah Pria agar Tetap Tampak Ganteng dan Menawan

Biasanya, tahapan skrining penyakit kanker juga melibatkan peran dari beberapa dokter spesialis, tergantung dari keluhan yang dialami oleh pasien, seperti dokter spesialis kulit, ahli radiologi, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis onkologi, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan analisa lebih lanjut mengenai kondisi dan hasil pemeriksaan pasien.

Manfaat Tes Pencitraan untuk Deteksi Dini dan Memantau Perkembangan Kanker Payudara

Beberapa gejala atau tanda dari kanker payudara umumnya meliputi adanya benjolan di payudara, luka pada payudara yang tak kunjung sembuh, adanya cekungan atau tarikan di kulit payudara, keluarnya cairan dari puting payudara, perubahan tekstur kulit payudara seperti kulit jeruk, serta adanya benjolan di area ketiak.

Baca Juga  5 Rekomendasi Camilan yang Cocok untuk Ibu Hamil

Saat seseorang mengalami gejala  tersebut, biasanya dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosis, salah satunya adalah dengan tes pencitraan. Melalui tes ini,dokter bisa memantau perkembangan penyakit kanker payudara.

Dengan terdeteksinya kanker payudara sejak dini, dokter dapat segera menentukan  langkah pengobatan yang tepat. Hal ini dikarenakan semakin dini kanker payudara dideteksi, maka semakin tinggi pula tingkat kelangsungan hidup pasien dari penyakit ini.

Jenis Tes Pencitraan untuk Diagnosis Kanker Payudara dan Penyebarannya

Tes pencitraan untuk mendeteksi sejak dini dan memantau perkembangan penyakit kanker payudara cukup beragam. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Rontgen Dada

Rontgen dada adalah tes pencitraan yang memanfaatkan radiasi untuk mendapatkan gambar dari organ atau struktur lain di dalam dada. Pemeriksaan rontgen dada memungkinkan dokter untuk melihat dan mengevaluasi apakah terdapat penyebaran kanker payudara yang sudah mencapai paru-paru.

Baca Juga  Cegah Penyakit Jantung, Ini Manfaat Lain Daging Kambing Untuk Kesehatan

2. Mammografi

Mammografi adalah tes pencitraan menggunakan sinar-X yang dilakukan untuk melihat kondisi dari jaringan payudara. Mammografi dapat membantu mendeteksi kelainan pada payudara lebih awal, misalnya tumor, kanker, kista, atau penumpukan kalsium.

Wanita yang sudah berusia di atas 40 tahun disarankan untuk menjalani tes mammografi secara berkala setahun sekali, terutama jika memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara ataupun jenis kanker lainnya.

3. CT Scan

Computed tomography scan atau CT scan adalah tes pencitraan yang menggunakan kombinasi teknologi komputer khusus dan sinar-X untuk menghasilkan gambaran dari organ-organ, jaringan, dan struktur dalam tubuh secara detail.