Demo Anarkis di PT GSBL Belolaut, Massa Pecahkan Kaca Kantor dan Ancam Karyawan Pakai Parang
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Buntut dari penangkapan 6 warga oleh polisi lantaran melakukan penambangan bijih timah di lahan milik PT Gunung Sawit Bina Lestari (GSBL), puluhan massa melakukan aksi demonstrasi di Kantor Divisi I PT GSBL, Desa Belolaut, Kecamatan Simpangteritip, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (23/1/2024).
Namun, aksi demonstrasi puluhan warga diduga dari Desa Mayang itu berlangsung anarkis. Dari informasi yang diterima, puluhan massa berbondong- bondong datang di Kantor Divisi I PT GSBL dengan sepeda motor dan mobil untuk melakukan unjuk rasa. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang pegawai PT GSBL inisial WH saat dikonfirmasi awak media.
“Benar ada aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin sore dilakukan warga Mayang. Aksi unjuk rasa terjadi sekitar pukul 15.27 WIB di kantor divisi saat. Saat itu saya masih melakukan tugas pengamanan di Pos Kantor Divisi I PT GSBL,” ungkapnya, Rabu (24/1/2024).
Pria berusia 29 tahun itu menerangkan, aksi unjuk rasa dilakukan secara anarkis. Tanpa izin, massa membuka paksa pintu gerbang kantor dan memasuki halaman. Saat peristiwa itu terjadi, ia dan 2 rekan lainnya berusaha menenangkan situasi tersebut.
“Jadi warga itu mulai anarkis, mereka melempar batu ke arah kantor, yang menyebabkan kaca kantor pecah. Aksi ini membuat saya sebagai petugas pengamanan sempat ditodong dengan senjata tajam. Padahal kami berusaha menenangkan aksi demo itu,” ujarnya.
“Tapi saya mendapat perlakuan fisik di sini, kerah baju diangkat, leher dan kepalaku dipiting serta diancam pakai sajam (parang-red). Situasi semakin panas, tapi untungnya, massa lain menahan ancaman supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” beber WH.
