Merangkai Hari Memaknai Renjana

Karya: Ummi Sulis

Fajar Indah, 19 November 2022. Kabut pagi belum beranjak pergi, saat aku memulai aktivitas Sabtu itu. Udara masih terlalu basah bercampur embun yang terdeposisi. Aku masih menyetabilkan kuap yang bertalu-talu.

Rasanya mataku ingin terpejam lagi. Tiap malam tidurku terganggu. Merasa damaikah hati dan tidurmu sepanjang waktu, sedangkan aku tak merasakan. Sendirian itu membagongkan.

Ada dua peristiwa penting pada Sabtu itu. Kejutan dari para siswa yang mengucapkan barakallahu fii umrik dan ucapan seorang author di kegiatan literasi yang memicu daya nalarku sedikit berkurang.

Baca Juga  Seseorang yang..