Alternatif Cara Menurunkan Gula Darah dengan Air Putih
KESEHATAN, TIMELINES.ID– Kadar gula darah dalam tubuh yang terlalu tinggi dapat memicu sejumlah risiko gangguan kesehatan. Namun tak perlu khawatir, sebab Anda bisa mengontrolnya dengan menjalankan budaya hidup sehat seperti minum air putih yang cukup. Nah tahukah Anda bahwa terdapat cara menurunkan gula darah dengan air putih?
Ya, karena tidak mengandung kalori ataupun karbohidrat, air putih termasuk salah satu minuman untuk menurunkan gula darah yang direkomendasikan. Untuk penjelasan lengkapnya, langsung saja simak dalam artikel di bawah ini!
Tanda-tanda Gula Darah Tinggi
Sebelum membahas lebih lanjut tentang bagaimana cara menurunkan gula darah dengan air putih, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu beberapa tanda-tandanya atau disebut “Trias DM” yakni mudah lapar (polifagi), mudah haus (polidipsi), dan sering buang air kecil (poliuri).
Lalu, ada juga gejala lainnya seperti:
●Penurunan berat badan tanpa sebab
●Mudah lesu dan lelah
●Penglihatan kabur (diabetik retinopati)
●Penurunan kekebalan tubuh (mudah mengalami infeksi)
●Jari-jari sering kesemutan
●Bau nafas seperti belerang (halitosis)
●Pemulihan luka yang lebih lama dari biasanya.
Namun untuk memastikannya, tentu Anda perlu pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan konsultasi dengan dokter. Jadi jika mengalami beberapa tanda di atas, jangan terburu-buru melakukan diagnosa sendiri ya!
Cara Menurunkan Gula Darah dengan Air Putih
Air putih adalah minuman untuk menurunkan gula darah yang sempurna bagi para penderita diabetes. Mengapa demikian? Sebab cara menurunkan gula darah dengan air putih ini bisa terjadi karena
1. Air putih menurunkan kadar glukosa darah
Penderita diabetes biasanya membutuhkan lebih banyak cairan. Normalnya, glukosa dalam darah akan disaring ginjal dan mengalami reabsorpsi kembali ke darah. Namun, pada penderita diabetes konsentrasi glukosa di darah sudah terlalu tinggi sehingga glukosa yang seharusnya direabsorpsi akan dikeluarkan melalui urine dan menarik air ke dalam tubulus ginjal membuat produksi urin meningkat.
Minum air putih akan sangat membantu melancarkan kinerja ginjal sekaligus memungkinkan lebih banyak glukosa yang dikeluarkan dari darah. Selain itu, air juga tidak mengandung glukosa sehingga dapat mengontrol kadar gula dalam darah.
2. Adanya hubungan antara tingginya gula darah dan dehidrasi
Adanya peningkatan kadar glukosa ternyata juga dapat memicu munculnya kondisi dehidrasi. Kemungkinan risiko ini bisa terjadi pada penderita diabetes mellitus.
Minum air putih dapat membantu menghidrasi ulang darah saat tubuh melakukan proses pembuangan kelebihan glukosa melalui urine. Namun jika tubuh sedang kekurangan cairan, maka kemungkinan glukosa terbuang lewat urine akan semakin berkurang. Alhasil, kondisi ini pun dapat memicu dehidrasi lebih lanjut.
Maka dari itu, untuk meringankan gejala tersebut Anda disarankan minum air putih dengan jumlah yang cukup. Hal ini bertujuan dalam mencukupi kebutuhan cairan sekaligus membantu mengeluarkan gula yang ada di dalam darah.
Lalu, Berapa Banyak Air Putih yang Harus Diminum?
European Food Safety Authority atau Otoritas Keamanan Pangan Eropa menyarankan agar kita minum air putih sebanyak:
●Wanita: 1,6 liter atau sekitar delapan gelas 200 ml per hari
●Pria: 2 liter atau sekitar sepuluh gelas 200 ml per hari
