Hingga Malam Ribuan Warga Beriga Masih Bertahan di Kantor Gubernur Babel

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Ketua Nelayan Dusun Tanjung Berikat Desa Beriga Kabupaten Bangka Tengah memastikan dirinya bersama 1.000 lebih nelayan dan warga akan terus melakukan aksi damai di halaman kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meski harus bermalam.

Aksi ini akan terus dilakukan hingga ada keputusan dari Pejabat (Pj) Gubernur Babel dan Direksi PT Timah 

“Ada sekitar 1.000 warga yang menginap malam ini, dan kami memang sudah berencana menginap kalau Pak Pj Gubernur dan PT Timah tidak memberi keputusan, kami akan tetap menginap meski berhari-hari,” katanya saat memantau warga yang menginap di halaman kantor Gubernur Babel, Senin (28/10/2024) malam.

Baca Juga  Nyungkur di Pesisir Pantai: Keseimbangan Nilai Budaya dan Ekonomi Masyarakat Toboali

Boy mengatakan dirinya sudah 20 tahun menjadi seorang nelayan dan laut Beriga adalah satu-satunya mata pencaharian 80% warga Desa Beriga. Oleh karena itu bersama ribuan warga dirinya melakukan aksi unjuk rasa meski harus bermalam di halaman kantor Gubernur Babel agar PT Timah tidak melakukan pertambangan di laut beriga.

“Kami tidak tahu Pak Pj Gubernur tidak ada di tempat dan kami juga tadi siang tidak menyangka jajaran Direksi PT Timah tidak menerima aksi damai kami karena kami sudah bersurat resmi. Bagaimanapun kami harus minta keputusan mereka agar bisa mencabut izin tambang di laut Beriga,” terang Boy.