Respons Kasus Penyekapan Ibu dan Anak, Ketua DMI Babel: Harus Ada Efek Jera

BANGKA, TIMELINES.ID — Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Ustaz Rasyid Ridho memberikan pernyataan atas kasus dugaan penyekapan PT Payung Mitra Jayamandiri (PMM) terhadap istri karyawan mereka bersama anaknya.

Dilansir dari akun tiktok resmi Dr Andi Kusuma, @long_ge_369.official yang tayang pada Minggu (8/12/2024) kemarin, Ustaz Ridho menyebut kasus yang menimpa Nadia dan anaknya itu seharusnya tidak boleh lagi terjadi untuk kondisi seperti saat ini.

“Kekerasan terhadap perempuan itu ya, hanya terjadi pada zaman jahiliah. Tapi setelah Rasulullah berdakwah, Rasulullah sudah mengangkat hak-hak dari pada perempuan. Dulu zaman jahiliah, perempuan itu kalau ibu-ibu melahirkan jadi aib,” ungkapnya.

Baca Juga  BNNK Sasar BPBD Kabupaten Bangka Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Para perempuan melahirkan, langsung dibunuh dan hanya dibuat untuk pemuas nafsu. Hak-hak perempuan di zaman itu tidak terlindungi. Setelah Rasulullah diutus dan mengangkat hak-hak perempuan, sampai saat ini hak-hak perempuan sudah terlindungi.

“Dan negara kita sudah membuat UU Nomor 23 tahun 2002 sudah menyatakan perlindungan terhadap anak khususnya perempuan. Jadi, kami ikut prihatin terhadap kejadian ini dan ini memang harus ditindak secara tegas,” tambah Ustaz Ridho.