Sase (Pemasin)
Karya: Yoelchaidir
Di Pertengahan malam itu, sakit gigi yang dialami Dato’ Bujil semakin manjadi hingga kedua matanya mengeluarkan air mata menahan rasa sakit.
Sang istri yang terjaga dari tidur pun ikut merasakan keresahan apa yang dialami suami tercinta.
Bagaimana tidak, sebagai seorang istri dari seseorang yang biasanya mengobati sakit gigi dengan cara memaku nama pasien yang ditulis pada sebuah papan dengan tulisan arab, tiba tiba malam itu Dato’ Bujil merasakan sakit gigi yang luar biasa.
Apakah ini mitos atau fakta setelah mengobati pasien siang tadi.
Mungkin lupa keluarga pasien memberikan Sase atau asam garam sebagai syarat setelah seseorang berobat pada seseorang yang biasa mengobati berbagai penyakit.
Sase atau asam garam adalah menjadi kebiasaan yang membudaya di tanah Junjung Besaoh bahkan di negeri serumpun sebalai.
