Zoey, si Gadis Culun
Karya: Renata, Siswi SMAN 3 Toboali, Bangka Selatan
Di sebuah kamar yang luas, gadis cantik itu masih tertidur pulas, padahal hari sudah mulai terang.
Tring…Tring…Tring…bunyi alarm jam yang menunjukkan pukul 06.10 pagi.
“Hoammm, cepat banget dah paginya rasanya gw tidur cuma sebentar.” Namanya Zoey. Dia gadis yang sangat cantik dari keluarga yang lumayan berada atau lumayan kaya.
Tetapi orang tuanya sudah bercerai satu tahun yang lalu. Dia mempunyai kakak laki laki yang sangat tampan seperti artis Korea.
Mereka beda sekolah karena Zoey ikut ibunya dan kakaknya tinggal sendiri di jakarta karena ia terikat dengan klub basket.
Usianya hanya beda satu tahun. Tapi sangat sulit baginya untuk menjalani kehidupan seperti adik pada umumnya, dikarenakan para gadis tahu bahwa Zoey adalah adiknya Brian.
Banyak gadis yang menyukai kakak tampannya. Para gadis tersebut selalu menanyakan tentang kakaknya, Tetapi Zoey malas menjawab dan meladeni gadis seperti itu.
Akhirnya setelah dipikir-pikir Zoey memutuskan untuk bersekolah di tempat yang sama dengan kakak.
Namun, Zoey memilih untuk menyamar menjadi gadis culun, yang berkaca mata, rambut yang dikepang dan memiliki tompel di pipinya.
***
Pagi itu di sekolah, Zoey berjalan menuju ruangan kepala sekolah. Banyak siswa siswi yang memandang tak suka mungkin karena dia terlihat culun.
Tok… Tok… Tok ketukan pintu
“Masuk” jawab suara dari dalam ruangan kepala sekolah
Gadis itu segera masuk ke dalam ruangan kepala sekolah dan mendapati seorang pria yang kelihatannya berumur kepala empat terduduk di kursinya.
Zoey bisa menebak bahwa beliau merupakan kepala sekolahnya.
“Kamu anak baru yang bernama Zoey itu ya?” tanya kepala sekolah memulai pembicaraan.
“Iya pak itu saya,” jawab Zoey
Bapak itu mulai membuka-buka sebuah berkas lalu kemudian berkata, “Saya sudah menentukan kamu di kelas X IPA 2. Kamu bisa kesana sendiri sambil bertanya-tanya dengan murid-murid di sekolah ini. Maaf saya tidak bisa mengantar karena saya sedang sibuk sekarang.”
“Oh iya Pak gak papa terima kasih.”
Zoey keluar dari ruangan kepala sekolah dan langsung menuju ke kelas X IPA 2.
Sebelumnya dia sudah chat kakaknya untuk menanyakan kelasnya di mana.
Setelah sampai di kelas Zoey menghembuskan napas dulu lalu mengetuk pintu.
Tok… Tok… Tok
“Silahkan masuk,” terdengar suara wanita dewasa di dalam ruangan kelas X IPA 2.
Mendengar itu Zoey langsung masuk ke kelas menghampiri wanita dewasa itu atau guru yang mengajar sekarang.
“Kamu siswi baru itu ya?” tanya guru itu
“Iya bu,” jawab Zoey
“Ya udah perkenalkan diri kamu.”
“Selamat pagi, perkenalkan nama saya Zoey, saya pindahan dari Bandung”
“Kukira cantik ternyata culun,” ucap salah satu siswa di kelas tersebut. Zoey pun tertunduk
“Heh gak boleh gitu hargai teman kalian ini, kamu silakan duduk di bangku yang kosong itu ya,” lerai guru itu.
“Iya makasih Bu,” ucap Zoey.
Dia berjalan menuju kursi yang ditunjukkan oleh bu guru tadi.
Zoey melihat ada yang mencoba mempermalukannya dengan meletakkan kakinya di jalan, dia tersenyum tipis bahkan tidak terlihat lalu menginjakkan kaki cewek itu.
“Arwwww,” cewek itu meringis karena sakit.
Cewek itu adalah Clara, dia terlihat tidak suka dengan Zoey.
Sesampainya di bangkunya.”Hai aku Alma, maukah kau berteman denganku,” ucap alma sambil tersenyum manis.
“Hai aku Zoey, apakah kau mau berteman dengan cewek culun sepertiku,” jawab Zoey sambil tertawa ringan.
” Iss kamu ini aku itu gak mandang fisik yah,” sambung Alma sebal.
” Iya iya,” jawab Zoey sambil tersenyum.
Teng.. Teng.. Teng bell istirahat berbunyi
Zoey berjalan menuju kantin sendirian karena Alma gak mau makan. Cacing diperutnya udah demo. Sesampainya di kantin, dia mencari bangku kosong setelah ketemu langsung diduduki nya.
“Heh Zoey,” panggil clara.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.