Amin Siap Kawal Nelayan Airnyatoh yang Keluhkan Kehadiran Kapal Isap

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Salah seorang wakil rakyat yang kini duduk di kursi DPRD Bangka Barat (Babar), H Amin mengaku prihatin atas keresahan yang dialami masyarakat Desa Airnyatoh, Simpangteritip. Apalagi, masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

Pasalnya, pendapatan nelayan di desa itu berkurang drastis diduga dampak pencemaran limbah dari Kapal Isap Produksi (KIP). Terlebih, memang saat ini, sedikitnya ada 4 unit KIP yang beroperasi di perairan Bembang, Jebus sejak beberapa pekan terakhir.

Karena terletak satu hamparan, lumpur yang diduga berasal dari aktivitas KIP itu mengalir ke perairan Airnyatoh. Atas kondisi ini, sebagai putra daerah Desa Airnyatoh dan melenggang ke legislatif dari Dapil Simpangteritip, Amin bilang akan memperjuangkan aspirasi ini.

Baca Juga  Hendak Mudik ke Jambi, Warga Bangka Meninggal Dunia di Pelabuhan Tanjung Kalian

“Tentu ini sangat miris. Karena dampak yang ditimbulkan dari pencemaran lingkungan di perairan kita bukan saat ini saja, tapi juga ke depan. Sedangkan kita tahu bahwa 80 persen profesi masyarakat kita adalah nelayan,” ujar Amin pada Senin (2/6/2025) pagi.

“Jadi mata pencaharian masyarakat di sini ialah dari hasil laut. Walaupun mungkin ada yang punya kebun, cuma sembari menunggu hasil panen, untuk hidup dari laut semua. Kalau tercemar, bagaimana masyarakat yang hidupnya bergantung hanya dari laut?” katanya.