Optimalisasi Taman Pintar untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi
Optimalisasi Taman Pintar untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi
Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr — Guru PAI SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
Dewasa kini, kompetensi literasi anak-anak Indonesia belum memenuhi batas minimum yang telah ditentukan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti lemahnya minat baca dan kurangnya kemampuan berpikir kritis.
Jika kita belajar dari negara-negara yang telah maju dalam dunia pendidikan, para peserta didik memiliki kesadaran dan minat baca yang tinggi serta kemampuan berpikir kritis yang memadai.
Dalam sehari, mereka bahkan dapat membaca beberapa judul buku dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata nya. Mereka mampu memahami, mengevaluasi, menganalisis dan berpikir kritis terhadap lingkungan sekitarnya dengan sangat cermat.
Faktor utama yang mempengaruhi lemahnya kompetensi literasi peserta didik di Indonesia menurut hemat penulis adalah perkembangan arus globalisasi dan perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tidak terkontrol dengan baik, Waktu para peserta didik banyak dihabiskan untuk hal-hal kurang bermanfaat seperti scroll media sosial hingga larut malam, game online dan lain sebagainya.
