Oleh: Ummi Sulis

Liburan semester tiba lagi. Sebagai orang tua yang baik, tentu menjemput anaknya yang sudah lama dititip untuk menimba ilmu di pondok. Dengan hati gembira, si Bungsu pulang ke rumah lagi. Namun, sebelum ke tempat tujuan di Trans, kita mampir dulu, dong, ke tempat anak-anak yang ngekost di Pangkalpinang.

“Mampir dulu, Yank, pas pergi lupa mau memberikan lampu yang kita bawa dari rumah kemarin,” lapor Ummi.

“Nanti kemalaman di jalan,” jawab Abi.

“Habis magrib atau menjelang isya aja kita berangkat,” kata Ummi. ” Sekalian mengambil ricecooker.”

Akhirnya mampir lagi di kostan.

“Assalamu’alaikum,” si Bungsu mengetuk pintu, dijawablah salamnya oleh Abang Alda.

Baca Juga  Terima Kasih Pekan Sastra

Ummi dan Abi pun turun dari mobil, singgah ke tempat kost anak-anak sambil menunggu magrib.

“Ini lampunya, kemarin lupa ninggalin di sini.” Ummi memberikan dua buah lampu pada Kak Izzah.

“Iya, Mi, lampu kamar dipakek untuk kamar mandi sebab mati lampu yang di kamar mandi.” Izzah langsung mengambil dua buah lampu yang disodorkan Ummi. Mengganti lampu kamarnya dengan lampu yang barusan diberikan Ummi.

“Itu lampu siapa, Zah?” tanya Ummi.

“Lampu ayam punya Alda, Mi.” Izzah menjawab. Dia sibuk mengganti lampu di kamarnya.