Kita Lupa Bercinta dengan Alam
Oleh: Heru Sudrajat
Aku harus diam
Membaca bahasa alam
Yang selalu menggantung
Mimpiku pada napas kehidupan barangkali puisi hanya imitasi
Hiasan kehidupan tak berarti
Bisa jadi barang bukti
Dari suara hati tersakiti
Hidup tidak saja bernapas
Meneriakkan kata kata
Melangkah dalam upah
Sekadar memburu sekilo beras
Namun berani memerangi diri
Tanpa harus saling menyakiti
Halaman
