Karya: Hening Cahaya

Diamku bukan aku tidak tahu
Menahan rasa pada luka
Bercermin tetes air mata
Mengalir diantara
Cerita duka tentang kabar
Dalam layar handphone
Begitu asyik bercengkerama
Pada gelapnya pikiran nakal
Disunyinya kamar kamar
Tempat persinggahan
Dipangku rindu bertalu
Menggeliat pada nafas
Nafas sengalmu tak beraturan

Entah berapa kali
Mimpi terpenuhi membanjiri
Dalam berbasah basah
Pada kenikmatan sesaat
Lalu merintih menggumbar senyum tipis pada pelukan
Janji seterusnya

Hijabmu melayang
Jatuh diujung ranjang
Menutup kepalsuan langkahmu
Mengupas malu
Pada pusaran selingkuh
Waktu yang mengejarmu

Tanda tanda sifatmu tertanam
Pada perkenalan sewaktu SMA
Aku salah menuntunmu
Sampai waktu membuktikan
18 tahun sudah
Sifatmu tidak berubah
tumbuh subur merambah
Kau gegabah melangkah
Terengah engah pada pelukan
Sunyinya hati diantara
Kamar kamar pertemuan

Baca Juga  Waktu