Oleh: Kaum Pecinta Damai

Di sudut sunyi yang dingin membeku,
Kabar duka bergulir,
mengetuk pintu demi pintu.

Namun di ruangan itu,
sang penguasa diam membatu,
Menyimpan dendam lama yang kini membusuk jadi tabu.

Dahulu mereka kawan seiring jalan,
Kini benci telah beralih rupa menjadi permusuhan.
Diputusnya tali rasa yang tersisa di dada, Hingga mati pun tak mampu mencairkan angkara.

Baca Juga  Ikhlaskan Segalanya