2. Suplemen kolagen

Suplemen kolagen telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, dan ada alasan yang cukup bagus, karena Ada penelitian signifikan yang menunjukkan manfaat kulit yang komprehensif. Manfaatnya untuk mempromosikan produksi kolagen dan elastin alami Anda.

Ini adalah kunci untuk penuaan kulit, karena penelitian menunjukkan tingkat kolagen Anda mulai menurun sebesar 1 persen setiap tahun, dimulai sekitar usia pertengahan 20-an. Namun, tidak semua suplemen kolagen bekerja dengan cara yang sama. Sebagian besar penelitian yang menjanjikan tentang topik ini berasal dari peptida kolagen terhidrolisis secara khusus.

3. Tidur yang cukup dan batasi asupan kafein malam hari

Kurang tidur (termasuk sering kurang dari tujuh jam) menginduksi stres oksidatif dalam tubuh. Selain itu, kurang tidur meningkatkan kortisol, hormon stres Anda, yang memecah kolagen. Penelitian bahkan menemukan hubungan langsung antara menutup mata dan produksi kolagen.

Baca Juga  Promosikan Judi Online, Polda Jawa Barat Tangkap Youtuber Emak Gila  

Belum lagi, lonjakan kortisol itu bahkan bisa memicu munculnya jerawat. Lihat, lonjakan ini bermanifestasi menjadi lebih banyak produksi sebum dan, dengan demikian, lebih banyak berjerawat. Bahkan jika Anda biasanya tidak memiliki kulit yang cenderung berjerawat, kurang tidur dapat menyebabkan apa yang oleh ahli kulit disebut “jerawat sesekali”.

Selain mendapatkan tidur yang baik, Anda mungkin ingin memperhatikan asupan kafein Anda. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi dosis kafein (khususnya 400 mg5 dalam penelitian ini) hingga enam jam sebelum tidur memiliki efek mengganggu yang penting pada tidur Anda. Selain kesulitan tidur, penelitian ini menunjukkan hubungan antara kafein dan tidur yang terganggu juga.(***)