Awalnya wanita berusia 34 tahun ini kerap ikut ajang kumpul kumpul bersama teman temannya. Ketika itu, ia mencoba lezatnya masakan lempah kuning olahan Sari Yunita (38) yang memiliki hobi memasak, sehingga ia memiliki ide untuk membuka warung makan.

“Awalnya suka kumpul – kumpul teman dan masak dan makan bersama. Pas giliran teman saya Sari menghidangkan menu lempah kuning. Ternyata teman – teman suka dan meminta Sari membuka warung makan. Biar bisa menikmati masakan teman saya ini kapan saja. Di sinilah kami berdua memberanikan diri untuk membuka Warung Lempah Kuning Kite,” cerita Ibu 3 anak ini kepada timelines.id Sabtu (11/3/2023).

Berbagai macam menu yang mereka sediakan di warung yang berada tak jauh dari Mako Polres Bangka ini. Mulai dari Ikan laut segar berjenis kakap, bulat, kerapu, tenggiri, kerisi hingga hapau. Namun menu ini akan menyesuaikan musim ikan yang ada di Bangka.

Baca Juga  Perputaran Uang di Bangka Expo 2023 Capai Rp2 Miliar

“Ikan ini kan tidak selalu ada di Pasar, musiman. Jadi menunya bisa menyesuaikan dengan ikan tersedia. Kami menggunakan bahan fresh. Dan bisa juga menyesuaikan dengan permintaan pelanggan. Seperti ada konsumen yang minta menu ikan goreng. Tetap kami layani sepenuh hati,” kata istri Jumadi ini.

Harganya pun tergolong miring dibandingkan dengan restoran seafood lainnya. Menu favorit pelanggan saat ini masih jatuh kepada lempah kuning kepala Seminyak ukuran besar dengan harga Rp.55 ribu per porsi. Dan untuk ukuran sedang dibandrol harga Rp. 45 ribu per porsi.

“Harganya mengikuti harga bahan utama. Yang paling diminati itu kepala ikan Seminyak dengan ukuran besar dan sedang. Harga ini sudah termasuk sambal dan lalap serta 1 tambahan tumisan sayur,” jelasnya.

Baca Juga  Berawal Dari Keputihan, Wanita Cantik di Bangka Buat Resep Jadi Istri Idaman Beromset Puluhan Juta Rupiah

Jam buka Warung Lempah Kuning Kite dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap hari Senin – Sabtu. Della dan Sari melayani pelanggan untuk makan di tempat hingga melayani pelayanan siap antar (delivery) menggunakan jasa kurir. Selain Lempah kuning, masih ada menu lainnya seperti tekwan, pempek hingga bakwan yang merupakan makanan khas Pulau Bangka.

Meskinpun baru beberapa pekan memulai usaha ini. Della dan Sari yakin bahwa hobi memasak ini dapat menjadi sumber mata pencaharian untuk menopang ekonomi keluarga. Setidaknya, kata dia dapat membantu meringankan beban suami.

“Warungnya baru dibuka belum sebulan. Semoga menu menu yang kami sajikan menjadi pilihan para masyarakat. Mohon supportnya juga untuk masyarakat Bangka. Mikirnya dari pada gak ada rutinitas lain. Kami berdua mencoba usaha ini. Setidaknya dapat membantu suami. Dan kesibukan ini bisa lebih bermanfaat,” kata wanita kelihatan Kota Sungailiat ini. (Editor: Dedy Irawan)

Baca Juga  Jadi Mitra Binaan PT Timah Tbk, Terasi Toboali Anyun Makin Terkenal