KESEHATAN,TIMELINES.ID- Tak hanya orang tua untuk sakit di bagian persendian, juga bisa dirasakan orang dewasa atau berbagai kalangan pria ataupun wanita.

Dilansir dari Hellosehat.com, sendi adalah bagian tubuh berupa bantalan yang berfungsi menghubungkan tulang dengan tulang. Fungsi utama sendi adalah sebagai poros sehingga tulang yang merupakan bagian dari sistem gerak manusia, dapat bergerak secara fleksibel dan tetap pada tempatnya.

Nyeri sendi adalah keluhan sakit yang dirasakan pada satu atau lebih area persendian. Bahkan, rasa nyeri pada sendi ini juga bisa terasa pada tulang rawan, tulang, ligamen, tendon, hingga otot. Oleh sebab itu, rasa sakitnya juga bisa menyebabkan nyeri otot atau nyeri tulang.

Kondisi ini bisa menyerang satu atau lebih persendian di dalam tubuh. Namun, sering kali, nyeri sendi terasa pada lutut. Jika sudah demikian, aktivitas dan pergerakan tubuh Anda semakin terbatas. Bahkan, pada tingkatan yang sudah parah, nyeri pada persendian dapat menghambat kualitas hidup.

Rasa nyeri bisa tergolong ringan, hanya akan menyebabkan rasa sakit dan nyeri setelah melakukan aktivitas tertentu. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi semakin parah, sehingga, seperti yang telah disebutkan, pergerakan menjadi terbatas.

Tanda dan gejala saat nyeri sendi

Nyeri sendi biasanya ditandai dengan kemunculan rasa sakit pada salah satu persendian tubuh. Nyeri juga bisa muncul pada banyak persendian, baik terpisah dalam waktu yang berbeda (bergantian) atau berbarengan (menyebar).

Sendi itu sendiri ada banyak macamnya dan terdapat di hampir seluruh tubuh manusia, seperti leher, bahu, tangan, pergelangan tangan, siku, dan lutut. Namun, masalah sakit yang paling sering dilaporkan adalah sakit sendi lutut.

Baca Juga  62 Ribu Calon Jamaah Haji Lansia akan Diberangkatkan ke Tanah Suci

Gejala sakit yang terasa pada sendi umumnya dapat mencakup hal-hal seperti di bawah ini:

●Kemerahan pada sendi.
●Sendi bengkak.
●Panas dan ngilu pada sendi.
●Bagian tubuh jadi kaku dan pincang.
●Sakit atau nyeri yang parah.
●Demam, namun tidak disertai flu.
●Sendi terkunci dan tidak bergerak.
●Kehilangan rentang gerak sendi.

Sementara, jika nyeri sendi terpusat hanya di persendian lutut saja, gejala yang muncul disertai dengan:

●Sakit atau nyeri lutut yang parah.
●Lutut terasa hangat saat disentuh.
●Merasa tidak mampu untuk meluruskan lutut sepenuhnya.

Berbagai kondisi penyebab nyeri sendi

Sendi membentuk koneksi antar tulang yang membantu Anda untuk melakukan berbagai gerakan. Maka, ketika persendian terasa sakit atau terganggu, aktivitas Anda juga ikut terhambat.

Nyeri umumnya merupakan hasil dari gangguan atau cedera yang terjadi pada persendian. Namun nyeri sendi juga bisa muncul akibat beberapa masalah kesehatan lainnya, seperti:

1. Otot keseleo atau terkilir

Nyeri sendi bisa disebabkan karena otot yang keseleo atau tegang karena terkilir. Dalam beberapa kasus, kejang otot dapat terjadi.

Kadang ketika otot keseleo atau mengejang, ligamen di daerah yang terdampak mungkin akan robek. Ligamen adalah jaringan yang menghubungkan tulang ke persendian.

Pengobatan awal untuk keseleo dan tegang meliputi mengistirahatkan bagian yang terluka, serta terapi es dan perban untuk kompres dan menstabilkan sendi.

2. Cedera pada sendi

Joint injury atau cedera sendi dapat membahayakan atau melemahkan komponen struktural dari sendi itu sendiri. Setelah terjadi cedera, biasanya kondisi yang muncul pada tubuh Anda adalah memar, perubahan bentuk pada tulang, kerusakan struktur di sekitarnya, sampai kerusakan tulang rawan.

Baca Juga  5 Cara Tetap Tenang Meski Alami Kegagalan, Tetap Lakukan Nomor 2

Apabila terjadi gangguan pada sendi, maka akan terjadi nyeri sendi yang bisa mengganggu aktivitas harian Anda. Walaupun sudah sembuh, cedera juga bisa meningkatkan risiko osteoarthritis di kemudian hari. Penyebab nyeri sendi ini meliputi:

●Patah tulang.
●Dislokasi.
●Keseleo.
●Regangan.

2. Osteoarthritis

Osteoarthritis merupakan salah satu jenis yang paling umum dari arthritis. Artinya, kondisi ini dialami oleh banyak orang dan biasanya terjadi saat tulang rawan yang menjadi bantalan antar tulang di dalam tubuh perlahan-lahan mulai mengalami pengapuran.

Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada sendi, seringnya menyerang sendi pada tangan, lutut, pinggang, hingga tulang belakang. Osteoarthritis bisa menimbulkan rasa nyeri sendi atau sendi kaku sehingga pergerakan tubuh terbatas.

Osteoarthritis memiliki beberapa gejala tapi bisa dengan mudah diatasi. Meski begitu, saat sendi mengalami kerusakan, biasanya kondisi itu tidak bisa dikembalikan seperti semua. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya rasa nyeri pada persendian.

3. Osteomielitis

Osteomielitis adalah infeksi yang menyerang sistem rangka manusia. Infeksi ini menyerang tulang melalui peredaran darah atau menyebar dari jaringan di sekitarnya. Namun, infeksi ini juga bisa berasal dari tulang itu sendiri jika Anda mengalami luka yang menyebabkan tulang terkontaminasi oleh bakteri.

Biasanya, kondisi ini dialami oleh perokok berat atau penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan gagal ginjal. Osteomielitis merupakan kondisi yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada sendi. Kondisi ini sering kali dianggap tidak bisa disembuhkan.

Akan tetapi, ostemielitis bisa diatasi jika Anda bersedia menjalani prosedur operasi untuk mengangkat tulang yang telah mati atau rusak.

Baca Juga  Kacang Panggang dan Kacang Mentah Sehat Mana?, Ini Jawabannya

4. Bursitis

Bursitis adalah kondisi pada persendian bahu terdapat bursae atau kantong yang berisi cairan untuk melindungi sendi. Area ini bisa menjadi bengkak dan terganggu jika Anda mengulangi gerakan yang sama secara berulang. Tak hanya itu saja, kondisi ini pun bisa terjadi ketika Anda mengalami cedera dan jatuh.

Sakit sendi bahu akibat bursitis biasanya dirasakan ketika Anda menggerakkan bahu. Gejala yang paling umum dirasakan dari bursitis adalah rasa sakit atau nyeri. Namun, ketika semakin parah Anda mungkin akan merasakan sendi bahu yang kaku, bengkak, juga menjadi merah.

5. Tendinitis

Tendinitis adalah peradangan yang biasanya terjadi pada tendon di bahu, siku, dan juga pergelangan tangan. Tendon dan ligamen mengatur tulang-tulang pada sendi. Ini adalah penyebab umum dari sakit bahu, siku, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki pada orang awam atau atlet.

Nyeri sendi tangan yang satu ini pun mempunyai tingkat rasa sakit dari mulai ringan sampai berat. Gejala yang biasa dirasakan adalah pembengkakan ringan, nyeri tekan, dan juga pegal-pegal.

6. Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis yang juga dikenal sebagai penyakit rematik ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri pada sendi. Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat merusak sistem tubuh Anda secara menyeluruh, termasuk kulit, mata, paru-paru, jantung, dan pembuluh darah.

Penyakit autoimun yang juga menyerang sistem muskuloskeletal atau sistem gerak ini, muncul saat sistem imun justru menyerang jaringan tubuh sendiri. Selain menimbulkan rasa nyeri, penyakit rematik ini juga dapat menyebabkan sendi bengkak yang kemudian menjadi penyebabkan erosi tulang dan pengapuran sendi.

7. Berbagai penyakit lain