Itu sebabnya, disarankan untuk menghindari olahraga intensitas tinggi selama bulan Ramadan. Alih-alih mengangkat beban, Anda bisa mencoba yoga saat puasa yang bisa membantu mengelola stres dan membakar kalori.

Sementara itu, tubuh akan mencari sumber energi lain, yaitu cadangan lemak yang dapat dibakar lebih banyak ketika berolahraga selama puasa.

5. Minum banyak air

Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan kunci utama memiliki berat badan ideal selama puasa. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan karena Anda tidak dapat seenaknya minum selama puasa, seperti:

●minum air atau cairan beberapa kali sepanjang malam,
●pilih cairan yang tidak memiliki kandungan kafein, serta
●pastikan tubuh mendapat cairan yang cukup saat berbuka puasa.

Minum banyak air memang penting, tetapi usahakan untuk tidak minum terlalu banyak pada satu waktu. Mencoba minum beberapa liter air sekaligus dapat mengencerkan elektrolit yang bisa memicu keracunan air.

Baca Juga  Minum Air Putih Sehari Berapa Liter? Ini Jawabannya

6. Menghindari gorengan

Setelah menahan lapar seharian, Anda mungkin tergoda untuk langsung menyantap makanan berlemak, seperti gorengan, saat berbuka puasa.

Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang mengandung lemak jenuh di bulan puasa justru bisa menambah berat badan Anda.

Dibandingkan gorengan, usahakan mengonsumsi makanan yang kaya lemak tak jenuh. Hal ini dikarenakan lemak tak jenuh tidak dapat meningkatkan kadar kolesterol. Anda bisa mendapatkan lemak baik dari:

●kacang-kacangan,
●sayuran, seperti bayam dan kubis,
●alpukat, dan
●ikan.

Konsumsi lebih banyak lemak baik setidaknya dapat membantu menurunkan berat badan saat puasa meski tidak instan.

7. Menjaga porsi makan

Meskipun tidak makan, ngemil, atau minum seharian, Anda tetap harus menjaga porsi makan yang cukup, baik saat sahur maupun buka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan kadar gula secara tiba-tiba.

Hal ini tentu tidak baik mengingat tubuh tidak menghasilkan banyak insulin saat puasa. Gula pun hanya akan diubah menjadi lemak dalam tubuh.

Baca Juga  Jangan asal Olahraga, Ini Hal yang Harus Dipersiapkan saat Olahraga di kala Puasa

Anda bisa makan memakai piring yang ukurannya lebih kecil agar tidak makan berlebihan. Selain itu, jangan lupa dengarkan rasa lapar ketika sudah terpuaskan setelah makan.

8. Tidur yang cukup

Tidur bisa menjadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Hal ini dikarenakan kurang tidur akan mengacaukan sistem metabolisme. Alhasil, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Sementara itu, kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang bisa menambah nafsu makan. Hanya saja, mendapatkan kualitas tidur yang baik terkadang menjadi tantangan saat puasa.

Anda tidak perlu khawatir karena ada berbagai tips yang bisa dicoba guna mendapatkan tidur yang cukup saat puasa, meliputi:

●rencanakan rutinitas tidur untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik,
●tidur siang selama 20 menit guna mendapatkan energi dan fokus,
●kurangi makanan berlemak atau manis sesaat sebelum tidur,
●hindari minuman berkafein beberapa jam sebelum tidur,
●tidak memakai ponsel, laptop, atau TV menjelang tidur, serta
●tidur di tempat yang tenang dan gelap.

Baca Juga  Bunda Pahami Yahh Janin 6 Bulan, Tendangannya Semakin Kuat

9. Berkonsultasi dengan dokter gizi

Bila Anda bersikeras ingin menurunkan berat badan saat puasa dan tidak tahu harus memulai dari mana, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Ahli gizi dapat membantu Anda merencanakan pola makan dengan gizi yang seimbang selama puasa. Bila memungkinkan, tanyakan kepada mereka apakah menu makanan tersebut bisa dimodifikasi untuk menurunkan berat badan.

Intinya, cara menurunkan berat badan saat puasa sebenarnya terbilang mudah, asalkan Anda memperhatikan hidangan dan gaya hidup yang dijalani.

Jika mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.(***)