Selembar Catatan Fitri
Karya Abrillioga

Pada suatu malam, ketika berjalan ke arah selatan
Kulihat selembar catatan dengan kertas putih itu bertengkar dengan sesama
; sebuah pensil hitam

Kertas putih marah, berteriak lantang
Menyeru pada sebuah pensil hitam
Yang terkesan sengaja mengabarkan hal yang tidak sesuai dengan kebenaran
Kau memaksa ! (Teriak kertas putih)

Coba kau lihat, pada ramu tubuhku penuh dengan noda hitam
Puluhan aksara telah kau lekatkan dengan kata-kata yang menurutmu itu sebuah cinta
Bahkan aku sudah muak untuk membacanya
Tanpa izin kau menorehkannya padaku, dengan rayuan mu.

Sejatinya cinta itu tidak pernah ada di hatinya !
Kau sengaja mengetuk, namun kau lupa berpamitan
Di manakah sopan santunmu.

Baca Juga  Wanita Memberi Jasa