Pengobatan alergi udang

Buku Shellfish Allergy (2021) menjelaskan bahwa tidak ada pengobatan khusus untuk alergi jenis ini. Namun, menghindari makanan yang mengandung bahan dari udang akan sangat membantu.

Dokter mungkin akan mengobati reaksi alergi ringan dengan obat-obatan seperti antihistamin untuk mengurangi gejala alergi, seperti ruam dan gatal.

Jika Anda mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis), dokter biasanya akan memberikan suntikan darurat epinefrin (adrenalin) untuk mengobati syok anafilaksis.

Apabila Anda berisiko mengalami reaksi alergi yang parah, Anda perlu membawa epinefrin yang dapat disuntikkan. Anda juga lebih baik menyediakan obat alergi makanan milik pribadi.

Setelah Anda menggunakan epinefrin segera cari perawatan medis darurat, bahkan jika sudah mulai merasa membaik.

Baca Juga  5 Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Lancarkan Pencernaan

Banyak orang dengan alergi makanan bertanya-tanya apakah kondisi alergi mereka itu permanen. American College of Asthma, Allergies & Immunology (ACAAI) menjelaskan bahwa tidak ada jawaban yang pasti.

Seiring waktu, alergi terhadap susu, telur, dan kedelai bisa hilang. Alergi terhadap kacang tanah, ikan, dan kerang-kerangan biasanya berlangsung seumur hidup.

Sekitar sepertiga anak-anak dan orang dewasa dengan alergi makanan mengalami gejala alergi makanan yang semakin ringan seiring waktu.

Akan tetapi, siapa pun bisa secara bertahap mengembangkan reaksi alergi pada makanan tertentu.

Apakah alergi ini bisa dicegah?

Selain tidak memakan udang atau olahan udang, Anda bisa menghindari reaksi alergi dengan cara sebagai berikut.

Baca Juga  Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Daerah Bibir

1. Usahakan tidak memasak atau menyentuh udang

Zat alergen di dalam udang dapat terbawa udara selama memasak dan menyebabkan reaksi alergi ketika Anda menghirupnya.

Beberapa orang juga bisa mengalami reaksi alergi saat menyentuh udang secara langsung.

2. Berhati-hati saat makan di restoran

Saat Anda makan di restoran, pastikan peralatan makan, minyak, atau peralatan yang digunakan untuk memasak udang tidak digunakan untuk menyiapkan makanan lain.

Pasalnya, penggunaan alat masak secara sembarang rentan menimbulkan kontaminasi silang.

Selain itu, restoran sering menggunakan peralatan memasak dan minyak goreng yang sama untuk hidangan udang atau tanpa udang.

Jadi, hidangan tanpa udang yang disiapkan di restoran bisa saja mengandung udang akibat kontaminasi silang ini.

Baca Juga  Kulit Mengelupas Setelah Berenang, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Membaca label

Kontaminasi silang juga dapat terjadi pada makanan yang diproses atau kemasan.

Untuk itu, Anda perlu membaca label makanan dengan cermat, apakah terdapat kandungan udang dalam komposisinya.

Udang memang jarang menjadi bahan makanan tambahan. Namun, banyak produk kaldu dan penyedap makanan yang mengandung udang.

Jika memiliki alergi udang, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat epinefrin darurat.

Anda juga perlu membicarakan hal ini kepada orang lain atau orang terdekat sehingga mereka bisa membantu Anda lebih waspada.(***)