Mengenal Pantang Larang (1)
Menjahit pakaian yang masih dipakai akan berakibat orang tersebut tertusuk jarum. Sebaiknya pakaian yang digunakan dilepas terlebih dahulu.
8. Dak usah maen api, kelak tugel!
Jangan bermain api, nanti susah diatur!
Api dalam pantang larang ini merupakan api yang kecil seperti api tanjuk atau pelita. Bermain api ini dengan membakar benda-benda kecil seperti kertas, plastik dan lain-lain.
Bermain api membuat orang penasaran. Makin lama semakin asyik. Keasyikan itu yang membuat si pemain api tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Maka pantang larang ini akan membuat orang cuek terhadap lingkungan sekitar dan sulit untuk ditegur.
9. Dak usah duduk sambil meluk letut!
Jangan duduk sambil memeluk lutut!
Kegiatan ini menandakan bahwa si pelaku adalah pemalas. Duduk sambil memeluk lutut mengartikan bahwa orang tersebut tidak bekerja atau beraktifitas.
10. Dak usah mandi malam-malam!
Jangan mandi jika sudah malam!
Mandi pada malam hari tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu pantangan ini dipegang teguh oleh masyarakat. Mandi yang baik pada pagi dan sore hari.
Malam hari cuaca dingin, ditambah dengan guyuran air maka suhu tubuh akan ikut dingin yang berakibat mudah masuk angin dan penyakit lainnya.
11. Pagi-pagi dak usah duduk melamun, kelak rezeki jauh!
Pagi hari, hindari duduk melamun, nanti rezeki akan menjauh!
Pagi hari adalah awal untuk memulai segala aktifitas. Duduk melamun sebagai simbol kegiatan yang malas. Duduk melamun menandakan bahwa orang tersebut belum beranjak untuk bekerja.
12. Masak nasi jangan ditinggal!
Dulu, menanak atau memasak nasi masih menggunakan kayu api. Api untuk menanak nasi kadang kala tidak merata. Ada waktunya api membesar bahkan kecil.
Saat api membesar, maka nasi yang sedang dimasak bisa hangus yang mengakibatkan nasi tidak bisa dimakan. Ini akan menjadi barang yang mubazir.
Atau bahkan bisa menyebabkan kebakaran. Sementara itu saat apinya kecil, masak nasinya tidak merata. Ada yang matang dan ada yang masih mentah.
Ini kurang bagus untuk kesehatan. Apabila menanak nasi, tuan rumah ada di rumah maka api bisa dikontrol.
Ada pula sebagian masyarakat percaya bahwa apabila menanak nasi ditinggal maka si penanak akan mendapat musibah.
13. Dak usah nyemur kain-kain malam-malam!
Jangan menjemur pakaian di malam hari!
Menjemur pakaian saat malam hari adalah pekerjaan yang sia-sia. Baju yang basah butuh cahaya matahari untuk mengeringkannya. Sementara itu malam hari tidak ada sinar matahari.
Kepercayaan masyarakat lainnya mengatakan bahwa, pakaian yang dijemur pada malam hari akan dikencingi oleh jin dan sejenisnya. Bahkan bisa jadi dihinggapi oleh serangga yang berbahaya yang banyak beterbangan dimalam hari.
14. Urang bunting dak usah duduk di lawang!
Orang hamil jangan duduk di pintu!
Jika pantangan ini dilanggar maka dipercayai berakibat sulit melahirkan. Pintu sebagai akses keluar masuk rumah. Apabila ada perempuan hamil duduk di pintu maka akan mengganggu proses keluar masuk rumah.
Ini dipercayai akan mempersulit perempuan tersebut melahirkan karena pintu rahimnya tertutup sebagaimana ia duduk di pintu rumah.
15. Dak usah ngerat kuku malam-malam!
Jangan memotong kuku pada malam hari!
Memotong kuku malam hari karena kurangnya pencahayaan. Memotong kuku harus hati-hati. Apabila tidak hati-hati maka akan mengakibatkan luka. Potongan kuku akan mengotori rumah yang tidak boleh disapu malam hari.
16. Dak usah becermin waktu ujan!
Jangan bercermin waktu hujan!
Cermin akan memantulkan bayangan. Cermin terbuat dari pasir kuarsa yang mengandung logam. Benda-benda yang mengandung logam sangat mudah terkena sambaran petir.
Oleh karena itu, saat hujan hindari bercermin atau memegang benda-benda logam lainnya.
17. Dak usah makan waktu ujan!
Jangan makan saat hujan!
Petir sering menyambar benda-benda terbuat dari logam. Sendok dan piring yang digunakan terbuat dari stainless dan pasir kuarsa.
Maka dari itu makan saat hujan menimbulkan potensi yang berbahaya. Bisa terkena sambaran petir.
18. Dak usah nyuci aluk ke dalam pan!
Jangan mencuci alu ke dalam panci!
Ibu-ibu sering kali mencuci alu langsung dicelupkan ke dalam panci. Ini bisa mengakibatkan disfungsi ereksi suaminya.
Dari tinjauan estetika, memasukkan alu ke panci adalah kegiatan yang kurang baik. Pasangan alu adalah lesung bukan panci.
19. Dak usah minum pakai tutup botol!
Jangan minum menggunakan tutup botol!
Tutup botol bukanlah untuk minum. Tutup botol hanyalah benda kecil yang berfungsi menutup mulut botol supaya air tidak keluar.
Jika minum menggunakan tutup botol, tutup botol bisa masuk ke mulut dan berbahaya. Gunakanlah barang sesuai dengan fungsinya.
20. Dak usah nerima cabik secara langsung!
Jangan menerima cabai secara langsung!
Cabai disimbolkan sebagai bentuk kemarahan karena sifatnya panas. Apabila menerima cabai dari orang lain, usahakan tidak mengambil cabai secara langsung dari tangan pemberi.
Bagaimana caranya? Cabai diletakkan pada wadah lain, kemudian orang yang hendak menggunakan cabai baru mengambil dari wadah tersebut. Apabila mengambil secara langsung maka dipercaya akan menyulutkan emosi. (Bersambung)
Meilanto, Pengajar di SDN 13 Koba, Penulis, Budayawan Kabupaten Bangka Tengah

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.