Dimensi Rasa
karya Laudia Syahrah
Aku masih bernafas, namun menjerit kecil dengan keras
Jika yang mati itu nyawa, mengapa ini jiwa?
Sebuah mata yang menilai dari paras
Menjadikan luka melanda dengan tertawa
Aku sudah mampu mengadu pada sang biru
Mengatakan benci pada surat yang berkelabu
Lalu dari mana nafas panjang yang ku rindu
Dimatikan serentak menjadi awan abu
Halaman

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.