Oleh: Izam Zamali

OPINI, TIMELINES.ID — Indonesia berhasil menghadapi berbagai tantangan ekonomi di tahun sebelumnya sehingga ekonomi nasional tumbuh mencapai 5,53% (CtC) yang merupakan pertumbuhan tertinggi sepuluh tahun terakhir.

Di tahun 2023, Pemerintah Indonesia optimis ekonomi dapat tetap tumbuh meningkat berdasarkan berbagai indikator domestik dan eksternal yang menunjukkan ketahanan impresif. Karena keduanya menjadi hal penting untuk indonesia menghadapi perekonomian global ke depannya.

Indikator sektor riil yang rilis pada april 2023 menunjukkan indeks keyakinan konsumen ( IKK ) mencapai di level 126,1 dan PMI Manufaktur berada di level cenderung meluas yakni 52,7.

Sementara itu, indikator eksternal juga menunjukkan ketahanan ekonomi indonesia yang bisa kita lihat dari peningkatan Cadangan Devisa per april 2023 144,2 milyar dolar AS.

Baca Juga  Islam Menyelesaikan Konflik Wilayah Pertambangan dan Perikanan

Pemerintah Indonesia juga mempersiapkan beberapa kebijakan untuk menghadapi perekonomian ke depannya yakni terkait bauran kebijakan fiskal dan moneter yang tepat, UU pengembangan dan penguatan sektor keuangan, dan Perpu Cipta Kerja.

Pemerintah juga berkomitmen melakukan transformasi ekonomi demi mencapai visi indonesia 2045 melalui peningkatan hilirisasi industri, peningkatan kapasitas SDM.

Dan pemerintah juga berkomitmen menerapkan green economy yang pada KTT G20 lalu telah didukung oleh berbagai investasi dan kesepakatan internasional.

Membangun hilirisasi industri supaya dapat menambahkan nilai jual komoditas. Ekspor bahan mentah akan terus dikurangi dan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam di dalam negeri akan terus ditingkatkan.

Meskipun demikian, diakui Sri Mulyani  selaku Menteri Keuangan Indonesia, risiko ketidakpastian global masih cukup tinggi, walaupun risiko perlambatan ekonomi dunia diindikasikan mulai melunak.

Baca Juga  Prestasi Baik Kontingen Karate Bangka Selatan di Kejuaraan FORKI Bangka Belitung

Oleh sebab itu pemerintah akan terus memperhatikan risiko global guna mengantisipasi dampaknya ke perekonomian nasional.