Hindari pelampung

Pelampung renang hanya akan memberikan rasa aman yang palsu pada bayi Anda. Selain itu, menggunakan pelampung cenderung membuatnya mengambang dengan posisi tegak.

Padahal, posisi berenang yang lebih baik adalah berbaring. Pelampung renang juga bisa menyulitkan bayi dalam mengendalikan pergerakannya sendiri. Lebih baik biarkan bayi berenang dengan bebas sambil Anda tahan agar tidak tenggelam.

Pakai popok renang sekali pakai

Anda bisa membeli popok bayi sekali pakai yang khusus untuk berenang. Popok ini tidak akan bocor dalam air ketika bayi Anda buang air. Akan tetapi, perhatikan jika buah hati sudah buang air. Sebaiknya Anda langsung menggantinya dengan yang baru.

Ikut masuk ke dalam air

Baca Juga  Cara Mengatasi Wajah Berminyak dengan Maksimalkan Skincare Pagi Hari

Penting bagi Anda dan buah hati untuk melalui proses ini bersama-sama. Maka, Anda atau pasangan sebaiknya ikut masuk dan memegangi bayi Anda saat ia berenang untuk yang pertama kalinya. Dengan begitu, bayi Anda akan merasa lebih aman dan percaya diri di dalam air.

Memberi dukungan moral

Saat Anda dan buah hati sudah berada di kolam, pastikan nada suara dan ekspresi wajah Anda tetap ceria dan lembut. Jangan panik karena bayi Anda bisa merasa terkejut dan ketakutan.

Berikan pujian dan ajak buah hati untuk bernyanyi dan tertawa supaya dia bisa mengaitkan pengalaman berenang sebagai hal yang aman dan menyenangkan. Supaya dia merasa lebih akrab dengan suasana di air, Anda juga bisa membawa mainan-mainan yang biasa menemaninya saat mandi di rumah.

Baca Juga  Perhatikan Bunda Berikut Cara Mengatur Pola Makan untuk Ibu Hamil

Pegang bayi dengan mantap

Posisi terbaik untuk membiasakan bayi untuk berenang adalah menahan bagian belakang kepala dan pantat bayi yang berbaring telentang. Setelah buah hati Anda mulai merasa nyaman di air, gendong bayi Anda dengan memegangi bagian bawah lengan atau ketiaknya.

Celupkan bayi Anda sampai air mencapai pundaknya untuk menjaganya tetap hangat. Dengan posisi ini, ayunkan tubuh bayi supaya ia belajar menendang-nendang dan menyeimbangkan diri di dalam air.

Anda dan pasangan tak perlu takut mengajari bayi untuk menyelam. Bayi memiliki insting naluriah untuk menahan napasnya di dalam air.

Anda bisa mengajari terlebih dahulu dengan membuat gelembung-gelembung dalam air lewat mulut. Bayi Anda akan menirunya ketika menyelam sehingga dia tidak akan tersedak air.

Baca Juga  Awas Lebaran Buat Kamu Gendut, Kenali Kalori Kue yang Kamu Makan

Jangan lebih dari setengah jam

Untuk tahap awal, berendamlah selama kurang lebih 10 menit supaya bayi Anda merasa terbiasa. Lalu keluarlah dari kolam dan tunggu beberapa saat sebelum masuk lagi.

Berenang untuk bayi sebaiknya tidak lebih dari 30 menit demi menghindari kedinginan atau iritasi karena bahan kimia yang ada di dalam kolam renang.(***)