Kisah Brigadir Rahmadi, Enam Tahun Mengabdi sebagai Guru Ngaji, Sudah Tamatkan Puluhan Santri
“Problem solving, ini tugas kami Bhabinkamtibmas. Menyelesaikan masalah memberikan solusi yang bijak bagi kedua belah pihak. Biasanya masalah sengketa tanah yang sering terjadi dan Alhamdulillah kita selesaikan bersama-sama tanpa harus diselesaikan secara hukum,” ujarnya.

Salah satu Ustazah Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al Muhajirin, Siti Kafsah mengakui Bripka Rahmadi memang sosok polisi panutan.
Bukan hanya tak mengambil honor TPA, Rahmadi pun kadang kala membelikan pulsa PLN TPA jika habis.
“Itupun dia tidak mau jika kami bayar, pokoknya The Best lah orangnya,” ujarnya.
Siti mengungkapkan sosok Rahmadi yang ramah dan santun membuatnya disenangi para santri.
“Kalau dia tidak bisa hadir karena piket misalnya, anak-anak selalu nanya, kangen sama Pak Rahmadi. Bersama kami, mungkin sudah puluhan santri yang khatam Alquran berkat kehadiran beliau,” imbuhnya.
Menurutnya, para pengajar TPA sangat terbantu dengan kehadiran Brigadir Rahmadi terus memotivasi anak-anak untuk berbuat yang positif.
“Sikap dan perilakunya menjadi panutan bagi santri TPA. Itu yang membuat anak-anak senang dan Pak Rahmadi,” katanya.
Kades Kepoh, Udayasa mengungkapkan Brigadir Rahmadi selalu aktif di desanya.
Tidak hanya bijak dalam menyelesaikan masalah, Rahmadi juga cepat tanggap melakukan problem solving.
“Cepat tanggap dalam menyelesaikan persoalan di desa. Dia juga seorang guru ngaji tanpa bayaran. Acara apapun jika diundang selalu hadir, seorang polisi yang baik. Masyarakat Desa Kepoh bangga memiliki Bhabinkatimbas seperti Pak Rahmadi,” kata Udayasa.
Ia menceritakan di waktu pandemi Covid-19 lalu, Rahmadi sangat banyak membantu warga desa.
Setiap bulan membantu sembako bagi warga yang membutuhkan.
“Beliau polisi yang bagus dan jadi tauladan, keberadaannya di desa kami sangat membantu masyarakat. Apalagi saat pandemi Covid-19, masyarakat sangat terbantu dengan aksi sosialnya yang luar biasa,” tutup Udayasa.
Aksi sosial Brigadir Rahmadi Susanto pun mendapat apresiasi dari Kapolda Babel.
Ia dua kali diganjar sebagai Bhabinkamtibmas terbaik kedua di tingkat Polda Bangka Belitung serta menerima penghargaan Bupati Bangka Selatan.
“Bersyukur alhamdulillah, saya dua kali mendapat penghargaan dari Kapolda Babel dan ada juga penghargaan dari Bupati Basel,” cerita Rahmadi.
Dengan program unggulan ini, Rahmadi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa binaan.
Ia juga mengajak seluruh anggota Polri untuk tidak ragu dalam berinovasi bagi kemaslahan orang banyak.
“Jadikan tugasmu sebagai ladang ibadah bagimu dan kebermanfaatan untuk orang lain. Baik menjadi orang penting, akan tetapi lebih penting menjadi orang baik,” tutupnya.
Teruslah menjadi panutan dan tauladan masyarakat, Brigadir Rahmadi Susanto, Selamat Hari Bhayangkara ke-77, Salam Presisi. (**)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.