Henny Fitriani, warga Kota Pangkalpinang beranggapan acara wisuda sekolah ini merupakan ajang yang tidak memiliki faedah untuk para pelajar. Selain mengeluarkan biaya yang besar. Kesakralan moment wisuda yang biasanya digelar dijenjang Perguruan Tinggi ini menjadi ajang seru seruan belaka tanpa ada moment kesakralan antara para tenaga pendidik dan pelajar saat meninggalkan bangku pendidikan.

Hanya saja terkait pro dan kontra acara wisuda di kalangan Pelajar. Djnas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, Rozali kepada timelines.id Senin (19/6/2023) membenarkan ada kegiatan wisuda di beberapa sekolah di Kabupaten Bangka. Kegiatan Wisuda tersebut diisi dengan berbagai Pentas seni dan pelepasan siswa.

“Benar adanya kegiatan Wisuda, beberapa Sekolah di Kabupaten Bangka melaksanakan Pentas seni dan Pelepasan Siswa. Ada yang melaksanakannya di sekokah masing masing dan ada yg diluar Sekolah”, kata Rozali.

Baca Juga  Heboh! Video Pasangan Selingkuh di Desa Air Ruai Digerebek Warga

Menelusuri hal tersebut Rozali sempat menelusuri di beberapa Kepala Sekolah yang menyelanggadakan wisuda. Menurut Rozali, pihak sekolah beralasan bahwa sudah melakukan musyawarah kepada komite sekolah dan paguyuban dan sudah disepakati bersama untuk menyelanggarakan wisuda

“Setelah saya tanya tanya ke Kepala Sekolah, bahwa mereka sudah rapat dan musyawarah bersama Komite dan Paguyuban dan diputuskan bersama. Untuk kegiatan tersebut”, jelas Mantan Camat Sungailiat ini.

Mengenai aturan penyelenggaraan wisuda di kalangan pelajar, Rozali menerangkan bahwa saat ini Dindikpora belum mengeluarkan larangan untuk melakukan acara tersebut di sekolah sekolah. Apalagi hingga saat ini Kemenbudristek RI belum mengeluarkan aturan terkait kegiatan wisuda.

“Sedangkan Edaran larangan atau tidak diperboleh pelaksanaan Wisuda atau Pelepasan Siswa dari Kemendikbudristek RI atau pun Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum ada kami terima sampai saat ini”,tukas Rozali.

Baca Juga  Selamat! 2 Siswa SMAN 1 Toboali Wakili Babel di Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional