Aku tidak ingin mengejar mimpi seperti api
Mengejar hidup seperti hujan
Menulis kata menggunakan jari jemari
Akan kutemukan hidup walau banyak tantangan

Walaupun nyatanya aku takut
Kata-kata yang telah ku rangkai, sama kosongnya dengan apa yang aku dengar
Dinding laut yang sangat kokoh, akan runtuh sia-sia
Bukan nyatanya yang mengakhiri

Melainkan faktanya yang mengkhianati
Justru kelabu nya yang harus hadir
Mengejekku yang tersenyum getir
Harus nya aku sadar
Membatasi hati layaknya seperti Pagar

Laudia Syahrah, Siswi SMK Yapensu Sungailiat, Kabupaten Bangka

Baca Juga  Bisikku pada Sang Illahi