4 Tahapan Gejala Virus Rabies, Awas Bisa Sebabkan Kematian
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Maraknya beredar video di media sosial tentang korban yang terinfeksi virus rabies, membuat kekhawatiran setelah melihat seberapa bahayanya penyakit ini.
Virus rabies bisa menjangkit manusia setelah tergigit oleh hewan yang terinfeksi virus rabies, efeknya dari virus rabies ini bisa menyebabkan kematian.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), berikut ini adalah tahapan perkembangan gejala rabies pada manusia yang perlu diwaspadai.
1. Masa inkubasi infeksi virus rabies
Masa inkubasi adalah waktu antara penularan virus sampai munculnya gejala awal penyakit. Sepanjang periode ini, Anda biasanya tidak akan merasakan keluhan apa pun.
Secara umum, masa inkubasi rabies berlangsung selama 2–3 bulan. Masa inkubasi juga bisa berlangsung selama satu minggu setelah penularan pada beberapa kasus.
Perbedaan masa inkubasi ini tergantung pada bagian tubuh yang menjadi tempat masuknya virus rabies.
Apabila Anda tergigit hewan yang terinfeksi rabies pada bagian tubuh yang dekat dengan otak, masa inkubasi virus rabies cenderung lebih singkat.
Meski begitu, beberapa faktor lainnya, seperti tipe virus rabies yang menginfeksi serta kondisi kekebalan tubuh, juga dapat memengaruhi masa inkubasi.
2. Gejala awal infeksi rabies
Pada tahap awal infeksi, rabies belum menunjukkan gangguan pada sistem saraf. Gejala yang menyerupai flu terkadang sering disalahartikan sehingga terlambat ditangani.
Adapun, beberapa gejala awal infeksi rabies pada manusia umumnya meliputi:
●demam mencapai 38℃ atau lebih,
●rasa tidak enak badan,
●sakit kepala,
●sakit tenggorokan,
●batuk,
●mual dan muntah,
●kehilangan nafsu makan,
●kecemasan,
●gatal, nyeri, dan sensasi terbakar pada bekas gigitan, dan
●kesemutan atau mati rasa pada bekas gigitan.
Gejala awal ini berlangsung selama 2–10 hari. Seiring dengan berjalannya waktu, infeksi akan makin berkembang sehingga muncul gejala lanjutan yang lebih parah.
3. Gejala lanjutan infeksi rabies
Gejala lanjutan rabies menunjukkan ciri-ciri gangguan neurologis. Artinya, virus telah lebih lanjut menginfeksi sistem saraf sehingga menyebabkan peradangan otak (ensefalitis).
Pada tahap ini, gejala lebih kentara dan tingkat keparahannya makin berat. Gejala ini mencakup perubahan perilaku yang ekstrem dan tidak menentu yang disebut sebagai rabies agresif.
Beberapa dampak infeksi virus rabies ketika telah menyerang otak dan sistem saraf meliputi:

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.