Makanan probiotik berikutnya yang mungkin sudah tak asing bagi Anda pecinta masakan Korea adalah kimci. Kimci merupakan hasil fermentasi sawi atau sayuran cruciferous yang rasanya asin, asam, sekaligus pedas.

Biasanya kimci disajikan dengan makanan-makanan lain khas Korea, seperti nasi, daging, atau telur. Selain mengandung bakteri yang bermanfaat, kimci mengandung beta karoten, kalsium, zat besi, dan vitamin A, C, B1, dan B2.

Bahkan, mengutip dari studi dalam Journal of Medicinal Food (2014), kimci memiliki sifat antikanker, antiobesitas, antioksidan, dan antiaging.

6. Kefir

Kefir adalah hasil fermentasi susu kambing atau sapi yang dicampur dengan biji kefir. Minuman probiotik ini sedang naik daun berkat manfaatnya yang tak kalah baik dari yoghurt.

Selain mengandung bakteri Lactobacillus dan Bifidus, kefir juga kaya akan antioksidan. Hal ini membuat susu kefir disebut dapat mencegah masalah pencernaan, melindungi dari infeksi, hingga memelihara kesehatan tulang.

Baca Juga  Manfaat Labu Kuning Bagi Kesehatan, Cocok Bagi Ibu Hamil

Tak hanya itu, kefir juga tidak mengandung laktosa sehingga Anda yang memiliki masalah intoleransi laktosa dapat mengonsumsinya.

7. Sauerkraut

Sauerkraut adalah makanan tradisional Eropa hasil fermentasi dari kol atau bisa juga dengan sayur lain. Makanan ini kaya akan probiotik yang bisa membantu kerja bakteri baik di usus dan mengurangi gejala alergi.

Selain itu, sauerkraut kaya akan serat, vitamin C dan K, zat besi, serta kalium. Sauerkraut memiliki rasa asam dan manis, serta sering dikonsumsi sebagai topping sosis atau sebagai lauk.

Makanan probiotik ini juga bisa Anda simpan selama beberapa bulan dalam wadah kedap udara. Namun, pastikan untuk memilih sauerkraut yang belum dipasteurisasi (dipanaskan). Pasalnya, proses pasteurisasi dapat membunuh bakteri baik yang diperlukan tubuh.

Baca Juga  4 Ciri Perilaku Anak Cerdas Usia Dini, Bunda Wajib Tahu Nih

8. Kombucha

Anda mungkin mengenal kombucha sebagai teh hitam atau hijau yang dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Namun, tahukah bahwa minuman ini juga mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan Anda?

Kombucha mengalami proses fermentasi dengan bakteri dan ragi yang diyakini memiliki potensi untuk memelihara kesehatan. Minum kombucha dapat menurunkan penyakit jantung hingga melancarkan pencernaan.

9. Miso

Miso merupakan jenis bumbu makanan tradisional yang paling sering digunakan dalam sup miso, makanan sarapan populer di Jepang.

Makanan probiotik ini dibuat dengan fermentasi kedelai, garam, sejenis jamur yang disebut koji. Cara lain untuk membuat miso adalah dengan mencampurkan kedelai dengan bahan lain, seperti beras dan gandum hitam.

Miso memiliki kandungan protein dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, makanan ini juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin K, mangan, dan tembaga.

Baca Juga  Lapar Setelah Berolahraga Malam Hari, Makan Malam Apakah Tepat?

Miso juga disebut-sebut dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko kanker payudara dan penyakit jantung.

10. Natto

Selain tempe, makanan probiotik yang diolah dari fermentasi kedelai adalah natto, yang mengandung bakteri jenis Bacillus subtilis. Natto termasuk salah satu makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat Jepang. Biasanya makanan ini dicampur dengan nasi dan disajikan dengan sarapan.

Natto memiliki aroma yang khas, tekstur yang licin, dan rasa yang kuat. Selain mengandung probiotik, makanan ini kaya akan protein dan vitamin K2 yang penting untuk kesehatan tulang dan jantung.

Nah, itulah sederet makanan probiotik yang lezat dan bermanfaat untuk kesehatan. Kira-kira mana yang ingin Anda coba untuk mendapatkan manfaatnya?(***)