Ini Agustus, Anakku!
Mereka sudah selesai dan berhasil dengan jerih payahnya, dengan taktiknya, dengan diplomatiknya, berupaya memerdekakan bangsa ini dari penjajahan fisik, pemikiran, dan mental yang dilakukan oleh bangsa lain.
Di hari sekarang adalah perjuangan kita, perjuangan kita yang belum selesai bukan mereka, dengan chapter yang berbeda, medan yang berbeda, gaya yang berbeda dan ‘musuh’ yang berbeda pula.
Anak-anak sekarang juga berhak tau, kenapa sang Merah Putih itu wajib dikibarkan di bulan Agustus.
Perkembangan teknologi yang begitu pesat yang mungkin saja bisa menjadi kawan maupun sangat bisa jadi lawan semakin membuat gelisah hati di pagi hari ini, akan di mana anakku kelak menempatkan teknologi ini mengingat sekarangpun semakin terkikis jiwa ‘Indonesia’ di perilaku anak-anak sekarang ini. Mereka lebih kenal dengan karakter-karakter seperti Kelly, Wukong, Crono, Alok, dan Maksim pada aplikasi Game Free Fire dibandingkan nama-nama besar seperti K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Zainal Mustafa, Ki Hajar Dewantara, dan lain sebagainya.
Harus diakui pula anak-anak Gen Z sekarang ini mampu mengikuti pesatnya perkembangan teknologi namun banyak pula tidak diimbangi dengan perkembangan karakter sehingga sedikit demi sedikit akan membentuk anak-anak ini menjadi anak-anak yang apatis dan individualistis.
Hilangnya permainan-permainan tradisional yang dapat melatih jiwa gotong royong juga mulai terjadi dikalangan anak-anak sekarang.
Permainan-permainan seperti main pilun, kelereng, tamat, gasing, layangan, petak umpet, buah hago mulai ditinggalkan oleh anak-anak ini dan digantikan dengan permainan sepert candy crush, free fire, mobile legend, PUBG, higs domino, dan lain sebagainya.
ini menunjukkan adanya ketidakberimbangan pengetahuan yang didapat oleh anak-anak ini.
Maka dari itu, cerita-cerita pejuang kemerdekaan, kisah-kisah di balik berkibarnya merah putih didepan rumah ini, riwayat-riwayat mereka bukanlah suatu hal yang patut dikesampingkan sepesat apapun perkembangan teknologi di kemudian hari.
Bagaimana karakter-karakter hebat, nilai-nilai perjuangan yang mereka tunjukkan agar dapat membangun bangsa ini dari keterpurukan dan ketidakberdayaan harus selalu terjaga kisahnya agar dapat diaplikasikan dalam mengisi kemerdekaan di masa sekarang ini.
Kegiatan-kegiatan yang menunjukkan identitas kita sebagai bangsa yang merdeka juga harus selalu dilaksanakan.
Maka dari itu, mari kibarkan sang Merah Putih, jika hatimu belum tertarik untuk mengakui bahwa kita sudah merdeka, paling tidak, jadikan momen ini untuk memperkenalkan bagaimana karakter-karakter hebat para pendiri bangsa ini kepada anak-anak kita, betapa sibuknya mereka dari sebelum hingga puncaknya pada bulan Agustus 1945.
Dengan begitu akan selalu ada suara anak-anak yang bertanya dikemudian hari “Ayah, kenapa Bendera Merah Putih ini harus berkibar di depan rumah kita?” lalu dengan bangga ayah-ayah masa depan ini menjawab ‘Ini Agustus, Anakku!’
Penulis adalah Pengajar di SMPN 8 Toboali

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.