Hal ini disebabkan kalsium yang terdapat pada susu dapat memperlambat progres dari osteoarthritis dengan melindungi tulang yang mendukung persendian. Meski begitu, manfaat yang baik untuk pencegahan radang sendi ini hanya bisa Anda temukan saat mengonsumsi susu.

Sementara, Anda tidak akan mengalami efek serupa saat mengonsumsi produk olahan susu, seperti keju, yoghurt dan produk lainnya.

Oleh sebab itu, sebagai salah satu pencegahan penyakit radang sendi, para ahli merekomendasikan susu untuk lansia demi kesehatan persendiannya.

4. Menjaga massa otot

Protein merupakan salah satu nutrisi penting bagi lansia, khususnya saat mengalami penurunan berat badan, sakit keras, atau mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Pada saat itu, tubuh yang sedang mengalami proses penuaan memproduksi protein lebih sedikit dari biasanya.

Masalahnya, tubuh membutuhkan protein untuk menjaga massa dan kekuatan otot, kesehatan tulang, dan berbagai fungsi sistem gerak manusia lainnya.

Baca Juga  Jangan Tinggalkan Sarapan Pagi Kamu, Ini Alasannya

Nah, susu merupakan salah satu minuman yang mengandung banyak protein. Oleh sebab itu, ini adalah salah satu minuman yang baik untuk orang tua.

Lansia yang rutin mengonsumsi susu dapat menjaga kadar protein dalam tubuhnya. Namun, tak hanya itu saja, lansia tetap perlu berolahraga dan melakukan aktivitas fisik lainnya agar tubuh lansia sehat dan bugar secara keseluruhan.

Berapa banyak seharusnya lansia minum susu?

Sebenarnya, tak ada ketentuan khusus mengenai jumlah susu yang lansia boleh konsumsi dalam sehari. Selain itu, kandungan nutrisi yang terdapat pada susu, seperti kalsium, vitamin D, kalium, hingga protein sebenarnya bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber makanan lainnya.

Artinya, susu bukan merupakan minuman wajib, melainkan alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi lansia.

Baca Juga  4 Hal yang Harus Diantisipasi Dari Susu UHT, Bisa Munculkan Jerawat

Jika orang tua tidak suka susu, perawat atau anggota keluarga lain tak perlu untuk memaksanya mengonsumsi minuman tersebut.

Masih ada banyak pilihan makanan dan minuman lain yang bisa orang tua konsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan kalsium, vitamin D, protein, dan kalium jika tak suka minum susu.

Contohnya, sebagian besar makanan hewani memiliki zat gizi tersebut. Bahkan, sayuran hijau seperti brokoli, kale, dan bayam, memiliki kandungan kalium yang tinggi.

Perhatikan pilihan asupan susu untuk lansia

Meski susu adalah salah satu sumber nutrisi yang baik untuk lansia, minuman ini tak bisa sembarangan atau asal Anda berikan pada lansia. Pasalnya, terdapat kandungan gula dan lemak yang biasanya tinggi pada susu. Jika lansia mengonsumsi terlalu banyak gula, kadar gula darah dalam tubuh lansia bisa meningkat.

Bahkan, pada lansia yang mengalami diabetes, para ahli tidak menganjurkan untuk mengonsumsi susu yang memiliki kandungan gula tinggi. Selain itu, beberapa jenis susu yang mengandung lemak juga tak baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah pada lansia.

Baca Juga  Matcha dan Green Tea Apakah Sama? Ini Perbedaan dan Manfaatnya

Oleh karena itu, jika lansia ingin mengonsumsi susu, lebih baik pilih jenis susu yang rendak gula dan rendah lemak. Apalagi, saat ini sudah banyak jenis susu yang khusus untuk kondisi kesehatan tertentu pada lansia. Sebagai contoh, susu untuk mencegah osteoporosis atau susu untuk penderita kencing manis.

Meski begitu, lebih baik jika Anda mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan susu yang paling tepat.

Tidak semua lansia boleh mengonsumsi minuman ini karena kondisi kesehatan tertentu. Mendiskusikannya dengan ahli gizi dapat membantu Anda agar lebih mudah mengetahui kebutuhan susu per hari.(***)