1. Mudah Lelah

Saat kekurangan cairan, kemampuan tubuh untuk mengedarkan darah, oksigen, dan nutrisi ke organ tubuh lainnya pun cenderung menurun. Kondisi ini dapat membuat tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga berisiko membuat seseorang menjadi mudah lelah.

Bahkan, saat tubuh mengalami dehidrasi, fungsi otak juga ikut menurun karena tidak mendapatkan suplai darah yang cukup. Akibatnya, seseorang yang mengalami dehidrasi sering kali kesulitan untuk memusatkan fokus dan konsentrasi.

2. Gangguan Sistem Pencernaan

Akibat kurang minum air putih selanjutnya adalah dapat menimbulkan gangguan sistem pencernaan. Pasalnya, kurangnya asupan cairan tubuh dapat mengganggu proses penyerapan makanan dan membuat feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Karena itu, kondisi ini berisiko memicu terjadinya susah buang air besar (sembelit).

Baca Juga  12 Dampak Polusi Udara yang Membahayakan Kesehatan, Bisa Berakhir Kematian Dini

3. Memicu Gangguan Ginjal

Air juga menjadi komponen penting yang diperlukan oleh ginjal untuk membersihkan racun di dalam tubuh dan memproduksi urine.

Jika tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, ginjal perlu bekerja lebih ekstra untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh. Bila terjadi secara terus-menerus, kondisi ini berisiko menyebabkan penyakit ginjal, seperti batu ginjal dan gagal ginjal akut.

Selain itu, dehidrasi juga bisa menyebabkan tubuh kesulitan untuk buang air kecil yang turut meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.

4. Meningkatkan Risiko Stroke

Salah satu akibat kurang minum air putih yang perlu diwaspadai adalah dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Kekurangan asupan cairan dapat menyebabkan darah cenderung kental dan menggumpal.

Baca Juga  10 Makanan Sumber Probiotik Untuk Kesehatan

Hal inilah yang berisiko memicu terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah di otak dan menyebabkan stroke, terutama stroke iskemik.(***)