Kenali Sighing, Kebiasaan Menghela Napas saat Stres
TIMELINES.ID- Sighing atau menghela napas adalah hal yang kerap orang lakukan saat merasa lelah. Sebagian orang merasa tindakan ini bisa menenangkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks.
Namun, terlalu sering menghela napas juga bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja. Hal ini bisa menandakan stres atau bahkan masalah kesehatan mental lainnya.
Kaitan Sighing dengan Stres
Sighing adalah cara tubuh untuk meredakan emosi dalam waktu singkat.
Melansir dari Prevention, Karl Halvor Teigen, dosen psikologi di Universitas Oslo, menyebutkan sighing sudah diartikan sebagai tanda kekecewaan, kekalahan, frustrasi, bosan, kekesalan, sampai kerinduan sejak zaman dahulu.
Menghela napas ternyata juga berkaitan dengan stres hingga depresi.
Melansird dari Normal Breathing, terlalu sering menghela napas bisa menjadi pertanda kalau seseorang sedang berada di bawah tekanan berat, penyakit kardiovaskular, gangguan saraf, dan gangguan pernapasan.
Hal senada juga diungkapkan oleh penelitian dari University of Leuven. Menghela napas adalah bentuk ungkapan frustrasi dan kekesalan saat sedang stres atau kelelahan.
Studi tersebut meneliti pola pernapasan peserta yang sedang stres selama 20 menit. Hasilnya, peserta cenderung refleks bernapas sangat lambat atau bahkan jadi sangat cepat.
Ketika berhadapan dengan situasi yang penuh tekanan, otak merangsang produksi hormon stres kortisol dan adrenalin untuk meningkatkan denyut jantung dan aliran darah menuju organ-organ penting.
Alhasil, laju napas semakin meningkat drastis untuk mencukupi kebutuhan oksigen.Di waktu yang bersamaan, hormon stres mempersempit otot-otot saluran pernapasan dan pembuluh darah paru-paru.
Karenanya, pola pernapasan menjadi terganggu sehingga seseorang cenderung menarik napas dengan pendek dan cepat alias sesak napas.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.