Nah, Supaya Pikiran Lebih Tenang, Ini 6 Cara Menghilangkan Stres.

Sighing Sebagai Upaya Menenangkan Diri

Stres bisa membuat paru-paru menjadi kaku sehingga pertukaran gas menjadi kurang optimal. Menghela napas adalah refleks untuk menjaga fungsi paru-paru tetap optimal sehingga mampu menopang keberlangsungan hidup manusia.

Saat lelah, otak akan mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh. Tangkapan sinyal tersebut kemudian memicu paru-paru untuk menarik napas dalam-dalam supaya pasokan oksigen tetap terjaga.

Setiap helaan napas merupakan hal yang normal. Sebab, paru-paru manusia terpenuhi oleh ratusan juta alveoli yang mengembang setiap kali menarik napas.

Alveoli bertugas mengirimkan oksigen ke darah dan jantung memompanya ke seluruh tubuh.

Gelembung alveoli tersebut bisa mengempis ketika seseorang tidak menghela napas. Kemudian, gelembung akan terangkat kembali seperti balon yang ditiup ketika tubuh menghela napas.

Baca Juga  Efek Mandi Malam pada Bayi, Mitos dan Faktanya

Nah, menghela napas panjang saat kelelahan dan mengalami stres amat membantu paru-paru untuk membuka seluruh alveoli.

Pertukaran oksigen dan karbondioksida saat menarik napas dapat memperlambat detak jantung dan menstabilkan tekanan darah.

Saat mengembuskan napas, alveoli  meregang dan menciptakan rasa lega. Dengan demikian, menghela napas saat stres membantu kamu untuk bernapas lebih lega.

Selain menghela napas, kenali pula 5 Jenis Kelelahan serta Cara Mengatasinya.

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan. (Dilansir dari Halodoc.com)