Kutuliskan sajak ini untuk seorang yang jauh di sana
Selalu setia menunggu tiap cerita yang ada
Alunan waktu tiada berhenti berdetak
Mengisyaratkan sesosok jiwa yang telah lelah

aku berhenti sampai disini
Rumah berpulang sebaikmu hanya ilusi
Ribuan bulan tak dapat engkau tandingi
Melihatmu pergi menjadi akhir kisah yang telah terjadi

Siswa SMKN 1 Sungailiat, Bangka

Baca Juga  Cerita Sampah I: Nasib LDPE