Usai salah, kami langsung joging di sekitaran GOR Junjung Besaoh.

Haduh masih ngantuk rasanya.

Rutinitas kami usai jogging langsung operasi semut.

kami melakukan persiapan untuk Latihan.

Mennyusun barisan dari yang tertinggi sampai terpendek.

Aku berada di bagian terakhir karena saya paling pendek, he.. Kami berlatih di GOR terlebih dahulu untuk menyamakan langkah kaki kami.

Setelah empat hari Latihan di GOR, kami dipindahkan ke halaman Kantor Bupati Basel.

Di sana kami sudah membuat formasi di lapangan.

Sorenya kami dapat penambahan snack, wah senangnya he..

Latihan terus berlangsung hingga pada 14 Agustus, kami melakukan tradisi pengambilam baju PDH baju putih yang biasanya dipakai anggota paskibraka.

Baca Juga  Hore, Pemkab Basel Siapkan Dana Rp40 M untuk THR dan Gaji ke-13

Keesokan harinya 15 agustus 2022 setelah melalui proses Latihan dan karantina akhirnya kami dilantik menjadi seorang Paskibraka kabupaten Bangka Selatan.

Kami memakai baju kebanggaan. Setelah dua pekan lebih akhirnya kami bertemu dengan kedua orang tua.

Semuanya merasa terharu karena dua hari lagi kami akan menggibarkan Sang Merah Putih.

Di hari ke-16 kami tidak melakukan Latihan fisik termasuk push up, sit up dan tidak dicaci maki lagi dari kakak pembinaa, haha..

Semua itu hanya untuk membentuk mental kami, ya teman teman.

H-1 kami melakukan gladi kotor dan sore harinya kami melakukan gladi bersih.

Semua petugas upacara termasuk inspektur upacara.

Hari itu akhirnya tiba, 17 Agustus 2022 Hari Kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga  Polres Basel Aktifkan Kembali CFD di Toboali, Begini Pesan Wakapolres

Kami dipercayakan mengibarkan Sang Merah Putih.

Semua perasaan bercampur saat akan mengibarkan Bendera Merah Putih.

Hari ini kami tidak jalan kaki ataupun jogging.

Kami menaiki bis menuju Kantor Bupati Basel. Bahkan kami dikawal mobil Patwal dan Ambulans.

Alhmadulillah, berkat latihan intens diiringi doa kepada Allah akhirnya kami bisa menyelesaikan pengibaran serta penurunan Bendera Merah Putih.

Malam harinya, kami bersenang senang kami bernyanyi nyanyi bahkan berbaring di lapangan bersama. Seru banget. kami semuanya sudah menjadi bagian purna Paskibraka bukan lagi Paskibraka.

Semoga cerita ini dapat menjadi motivasi diri serta orang lain untuk selalu berbuat yang positif, salam Purna Paskibraka Bangka Selatan.

Baca Juga  Masyarakat Desa Airgegas Sambut Antusias Program Aik Bakung Riza-Debby