Teringatlah aku akan satu jiwa
Wanita yang kucinta kali ini menjelma rima
Ajaibnya inspirasi datang tanpa batasnya
Lalu ingin ku tulis lah tentangnya
Bibirnya, matanya, senyumnya, cantiknya
Kasihnya dan peluknya.

Maaf kekasih.
Aku sempat tak menduga
Bahwa memikirkanmu tak akan ada habisnya
Dan tiada puisi yang indah, selain
Puisi yang kutulis tentangnya

Fery Irawan lahir di Palembang, Februari 2000; saat ini menetap di Kota Pangkalpinang. Gemar menulis puisi-puisi dan sajak. Dapat dihubungi di Instagram @feryirawan900

Baca Juga  Legenda Ikan Kelek Pergam