Nona, tentang dirimu yang tak berani kutatap
Secara utuh
Keberadaanmu yang membuatku menjauh
Sudah jatuh separuh menjadi riuh

Nona, akulah sang pujangga desa
Hidup sederhana dan selalu berusaha
Maka syair pun kulantunkan hanya
Untuk dirimu seorang
Dan sudahkah sampai padamu
Bahwasannya aku menitipkan
Rindu kepada Anila
Dari sudut desa tulisan sang pujangga

Fery Irawan, Penulis di Bangka Belitung

Baca Juga  Aku dan Luka