“Aku tau dengan perasaan kamu. Tapi, ingat tidak semua orang mengingkari janjinya. Kamu belum menemukan orang yang tepat untuk tidak mengingkari janjinya kepadamu,” nasehat roni.

Rara diam dan sambil berpikir dengan ucapan Roni.

“Maksudmu aku harus percaya janji lagi? ” ujar Rara sambil mengangkat kedua alisnya.

“Iya percaya lah dengan janji, aku yakin kamu akan menemukan orang yang tepat untuk tidak mengingkari janji, ” ujar Roni tersenyum.

“Tidak segampang itu Ron, mencari yang setianya saja susah apalagi ini, ” ujar Rara sambil menghela nafasnya.

“Tenang Ra, aku akan membuatmu yakin dengan kata janji. Aku akan menemanimu sampai traumamu hilang, ” ujar Roni sambil tersenyum ke arah Rara.

Baca Juga  Aku dan Luka

Rara kaget mendengar perkataan Roni.

Rara melihat ke arah roni, dan mereka saling bertatap-tatapan.

“Jangan bicara tapi lakukan, jangan katakan tapi tunjukan, dan jangan berjanji tapi buktikan, ” ujar Rara dengan mata nya yang sinis.

“Iya Ra,  kupastikan kamu akan kuperlakuan selayaknya seperti ratu, ” ujar Roni mengedipkan matanya.

“Kalau kamu mengingkari janji itu, jangan harap kamu bisa melihat aku lagi, ” ujar Rara dengan wajahnya yang jutek.

“Siap Tuan Putri,” ujar Roni sambil tertawa ringan.

Beberapa bulan kemudian, mereka tetap bersama. Dan Rara mulai tersenyum Bahagia.

“Lihatlah Ra aku tidak mengingkari janji yang kuucapkan, ” ujar Roni sambil tersenyum.

Baca Juga  Fatamorgana

“Iya Ron, terima kasih ya. Kamu telah menghilangkan trauma ku. Semenjak ada kamu, aku percaya lagi dengan kata janji. Dan benar katamu, tidak semua orang mengingkari janjinya. Dan kita harus menemukan orang yang tepat untuk tidak mengingkari janji itu, ” ujar Rara tersenyum penuh bahagia.

Mereka tertawa ringan dan tersenyum kebahagiaan.

Jangan pernah membuat janji yang belum tentu bisa kamu pegang omongannya.

Kalau kalian tidak bisa menepati janji. Mendingan kalian jangan berjanji, yang pada akhirnya tidak kamu tepati.

Ingat pegang omonganmu, tepati janjimu ya itu saja sudah cukup baginya. Kalau tidak ada pembuktian jangan berjanji.

Sebatas kata tapi tak sesuai realita, sekadar ucapan tanpa ada tindakan, sebuah janji yang hanya menghasilkan harapan dan berbuah kekecewaan.

Baca Juga  Jejak Sejarah Perjuangan Batin Tikal Kembali Hidup Lewat Panggung Teater Sanggar Buluh Perindu

“Aku tak pernah berjanji untuk sebuah perasaan, tapi aku berusaha berjanji untuk sebuah kesetiaan, ” Bj Habibie.