BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Salah satu pelaku pembuat upal Chandra Nicolas (26) mengatakan, aksi nekat membuat uang palsu baru sekitar dua bulan terakhir ia lakukan.

Chandra mengaku beberapa pecahan upal di antaranya telah dirinya belanjakan baik di toko modern maupun toko kelontong di Toboali.

“Baru sekitar dua bulan terakhir membuat dan mengedarkan uang palsu itu,” jelasnya, Selasa (21/11/2023).

Chandra mengaku, awalnya hanya mencoba-coba untuk membuat upal.

Aksi nekatnya ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Dan tidak ada niat untuk membuat upal dalam jumlah banyak.

Chandra mengatakan cara membuat upal dipelajarinya dari konten video di YouTube.

Ia menyebutkan modalnya cukup satu unit printer, beberapa kertas HVS serta beberapa lembar uang asli untuk ditiru.

Baca Juga  Tawarkan PSK, Seorang Wanita Muncikari di Toboali Diciduk Polres Basel