2. Tanyakan alasan anak berbicara kasar

Dr Eugene Beresin dari Massachusetts General Hospital menyarankan agar orang tua perlu menanyakan alasan jika anak berbicara kotor atau melakukan hal yang tidak sopan.

Misalnya dengan berkata “Apa yang kamu rasakan sampai berkata begitu?”. Pertanyaan tersebut akan mendorong anak untuk mencoba memahami emosinya dan menyampaikan apa yang ia rasakan sebenarnya.

Bisa jadi anak berkata kasar karena frustasi atau karena tidak setuju pada pendapat orang tuanya. Dari alasan tersebut Anda bisa menyampaikan bahwa berkata kasar bukanlah solusi dari permasalahan tersebut.

3. Beritahu anak bahwa berkata kasar itu tidak baik

Biasanya anak mengeluarkan bahasa yang tidak sopan karena mendengar dari orang lain. Sampaikanlah padanya bahwa hal semacam itu tidak layak untuk ditiru.

Baca Juga  Tak Hanya Ke Anak-Anak Alergi Susu Sapi Bisa Juga Dialami Orang Dewasa, Ini Penyebabnya

Jelaskan pula bahwa bahasa tersebut adalah bagian dari kekerasan verbal dan ia telah berbuat jahat kepada orang lain jika mengucapkan perkataan tersebut.

4. Bangun rasa empati anak

Saat anak berkata kasar cobalah ajak ia untuk memikirkan perasaan orang lain. Misalnya dengan bertanya “Kira-kira apa yang kamu rasakan jika seseorang berkata kasar padamu? Tentu kamu merasa sakit hati, kan? Begitulah yang dirasakan orang lain karena perkataanmu itu.”

Dengan menanyakan hal ini, selain dapat mencegah ia berkata kasar, Anda juga dapat membangun rasa empatinya sejak dini.

5. Beri penjelasan dengan bahasa yang sederhana

Jika berbicara kasar dilakukan oleh anak yang masih muda dan belum mengerti apa yang ia katakan, maka Anda perlu menjelaskan dengan bahasa yang sederhana. Misalnya dengan berkata “Adik, itu bukan ucapan anak yang baik ya.”

Baca Juga  5 Buah yang Aman untuk Pengidap Diabetes, Awas Jangan Sampai Salah

Hindari bahasa yang terlalu rumit. Hindari pula menjelaskan panjang lebar jika anak menanyakan alasannya. Hal itu hanya akan memicu rasa penasarannya untuk mengetahui arti dari bahasa kotor tersebut.(Dilansir dari Hellosehat.com)