Adapun hasil ikan lautnya, yaitu ikan bawal, kakap, pari, tenggiri, dan ikan kerapu dapat pula dimasak lempah kuning khas Bangka. Biasanya setiap keluarga memilki selera ikan masing-masing untuk dijadikan masakan lempah kuning.

Selain itu ikan maupun udang juga sering dibikin penduduk sekitar menjadi terasi, kerupuk, maupun kempelang, dan lain -lainnya.

Dengan hasil kekayaan laut bangka yang melimpah ruah dan tiada terkira, hal tersebut membuat daerah Bangka banyak kedatangan orang-orang  dari daerah lain, maupun negara lain, seperti Negeri Tirai Bambu (china) yang bekerja dan tinggal menetap di Bangka Selatan.

Oleh karena itu, banyak sekali di Bangka ini berbagai budaya, agama, ras, dan suku, yang ada di Bangka Selatan ini. Sayangnya, kebanyakan orang yang sehari-hari bekerja di laut, seperti pekerja nelayan dan penambang timah kebanyakan dari mereka  berasal dari daerah  Sumatra Selatan, yaitu Palembang, Selapan, Sungai Lumpur, dan lain -lainnya.

Baca Juga  Paguyuban: Pondasi Utama Meningkatkan Karakter Peserta Didik

Kemudian ada pula dari daerah Sulawesi Selatan, terutama  Suku Bugis dan lain sebaginya. Mereka kebanyakan bekerja sebagai nelayan dan penambang timah.

Kita yang telah diberikan  kekayaan alam, seperti hasil  kekayaan alam laut oleh yang Maha Kuasa patut untuk kita syukuri, kita jaga, dan kita rawat.

Laut  yang indah dan banyak manfaat yang telah kita dapatkan, maupun usaha yang telah kita rasakan dari hasil laut Bangka Selatan saat ini.

Terutama penduduk yang tinggai di pesisir pantai laut  yang  mata pencarian sehari-harinya sebagai  nelayan dan penambang timah. Karena nasib mereka sangatlah bergatung kepada laut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Mari, mulai lah dari sekarang kita membuang sampah pada tempatnya, demi untuk mencegah kelestarian laut kita –untuk keindahan laut Bangka Selatan yang seperti dulu lagi.

Baca Juga  Banjir Terluas Sepanjang Sejarah Melanda 17 Kelurahan di Kota Pangkalpinang

Kembalikan laut Bangka seperti dulu lagi. Stop membuang sampah sembarangan, karena lingkungan yang bersih dan lautan yang bersih, maka hati kita pun akan bersih.

Jika laut bebas dari sampah -sampah, maka laut akan enak untuk dilihat.  Udara pun akan menjadi sejuk dan nyaman untuk dihirup.

Saya berharap ke depannya manusia bisa menjaga lingkungan maupun laut yang telah diberikan oleh yang Maha Kuasa untuk kita jaga dan kita rawat.

Bukannya malah kita cemari dan kita kotori dengan sampah-sampah kita. Ayolah, mulailah dari sekarang kita jaga dan kita rawat lingkungan maupun laut  yang ada  di sekitar kita.

Terutama laut yang ada di Bangka Selatan. Dengan cara kita  membuang sampah pada tempatnya, bukan di laut.

Baca Juga  Seni Meyakinkan Orang Lain

Ayo, buanglah sampah pada tempatnya,  karena laut bukanlah tempat untuk membuang sampah.

 Arif, Siswa SMA Negeri 2 Toboali